Tiga Cagub-Cawagub Papua Barat Siap bertarung pada Pilkada Serentak 15 Februari 2017. Dari kanan ke kiri, pasangan Dominggus Mandacan-Mohammad Lakotani, Irene Manibuy-Abdullah Manaray, Stepanus Malak-Ali Hindom.
Tiga Cagub-Cawagub Papua Barat Siap bertarung pada Pilkada Serentak 15 Februari 2017. Dari kanan ke kiri, pasangan Dominggus Mandacan-Mohammad Lakotani, Irene Manibuy-Abdullah Manaray, Stepanus Malak-Ali Hindom.

1, 2 dan 3 untuk Dominggus, Irene dan Malak

MANOKWARI, Cahayapapua.com— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua Barat resmi melakukan pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua Barat pada Pilkada 2017, Selasa (25/10). Pasangan Dominggus Mandacan – Mohamad Lakotani mendapat nomor urut satu.

Selain mereka, pasangan Irene Manibuy dan Abdullah Manaray mendapat nomor urut 2 berikut pasangan Stepanus Malak dan Ali Hindom dinomor urut 3.

Pengundian nomor urut pasangan calon dimulai dengan menarik nomor antrian yang dilakukan oleh para calon wakil gubernur. Pasangan Dominggus- Lakotani mendapat nomor antrian 15, pasangan Irene – Manaray dapat nomor antrian 16 sementara Malak – Hindom mendapat nomor urut antrian 14.

Mengacu pada nomor antrian tersebut, KPUPB kemudian mempersilahkan pasangan Malak – Hindom yang mendapat nomor antrian terkecil untuk menarik nomor urut lebih awal dilanjutkan oleh pasangan Dominggus – Lakotani berikut pasangan Irene – Manaray. Penarikan nomor urut dilakukan oleh para calon gubernur.

Hasil penarikan nomor urut tersebut kemudian dibuka secara bersama-sama oleh seluruh pasangan dihadapan peserta pleno. Hasilnya pasangan Dominggus – Lakotani mendapat nomor urut 1 sementara pasangan Irene – Manaray dinomor urut 2 dan pasangan Malak – Hindom dinomor tiga.

Penarikan nomor urut para pasangan ini kemudian diikat dalam berita acara yang ditandatangani oleh tiap pasangan bersama KPUPB disaksikan Bawaslu Papua Barat.

Sebelumnya dalam pendaftaran pencalonan pasangan, yang lebih dulu mendaftar adalah Dominggus – Lakotani diikuti Irene – Manaray lalu Malak – Hindom dihari terakhir.

Ketua KPU Papua Barat Amus Atkana sebelum menutup pleno mengingatkan para calon yang berlatar belakang PNS maupun atau TNI/Polri dan yang berstatus sebagai pejabat politik untuk segera mengajukan surat pengunduran diri dan cuti sebelum masa kampanye dimulai 28 Oktober besok. (*)

Tinggalkan Balasan