SAMPAH TIDAK TERURUS. Sampah menutupi badan jalan di belakang Pasar Wosi, Manokwari, tak jauh dari Tempat Pembuangan Sampah Sementara yang mulai membusuk dan mengganggu aktivitas jual beli. Beberapa waktu lalu (Doc. CP)

Sampah di Pasar Wosi Menumpuk Lagi

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com – Pedagang dan warga di sekitar Pasar Wosi kembali mengeluhkan pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) pasar tersebut.

Hampir dua minggu sampah di TPS pasar tradisional ini menumpuk. Selain memenuhi badan jalan, sampah itu menimbulkan aroma tak sedap yang mengganggu warga dan pedagang sekitar.

Seorang warga sekitar TPS, saat ditemui di lokasi itu mengaku sangat terganggu dengan bau busuk yang disebabkan oleh tumpukan sampah itu.

“Bukan hanya bau busuk, sampah yang dibuang sampai ke jalan itu juga sudah menutupi jalan menuju toilet umum yang ada di dekat tempat sampah,” kata pria yang enggan menyebutkan namanya itu.

Ia menuturkan, sebelumnya petugas kebersihan yang mengelola TPS itu, rutin mengangkut sampah yang terisi di dua bak troli milik bidang P2L Dinas Pekerjaan Umum itu.

Namun, sejak 23 Desember lalu, tidak ada truk sampah datang, untuk mengangkut sampah itu menuju tempat pembuagan akhir. Sehingga terjadi penumpukan sampah di sepanjang jalan yang berhadapan dengan los parut kelapa hingga sekitar WC umum di pasar tradisional yang menjadi sentral penjualan sayur-sayuran dan bahan makanan lainnya di daerah ini.

Ditemui secara terpisah salah satu pedagang di Pasar Wosi, Halimah, yang kesehariannya menjajakan sayur, rica, tomat dan aneka bahan masakan lainnya mengatakan, tumpukan sampah yang dibiarkan hingga menggunung itu, menimbulkan bau menyengat dan membuat pasar terlihat kumuh.

Menurutnya, hal ini dapat menjadi salah satu pemicu kurangnya minat masyarakat berbelanja sayuran di pasar ini. Secara tidak langsung akan, hal itu akan menurunkan pendapatan para pedagang.

Bahkan, selama ini sebagian pedagang sayuran dan buah-buahan terpaksa membuang sisa jualannya yang tidak laku dijual.

“Apalagi musim hujan dari Desember sampai sekarang ini, ditambah sampah yang berserakan, bikin bau, juga bikin orang malas datang belanja di sini, karena kondisi pasar ini sudah terlihat kumuh,” ujarnya.

Ia berharap, keseriusan pemerintah, khususnya dinas terkait, untuk segera membersihkan tumpukan sampah di TPS pasar ini. | MUHAMMAD RIZALDY | EDITOR : TOYIBAN