Denny Putiray

BMKG : Puncak Musim Hujan di Manokwari hingga Maret

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Manokwari merilis prakiraan cuaca yang terjadi di Kabupaten Manokwari dan sekitarnya, puncak musim hujan akan terjadi sejak bulan Januari hingga Maret mendatang.

“Sebenarnya kita di Manokwari ini tidak ada musim hujan, karena setiap saat pasti ada hujan danpPanas yang terjadi, tetapi dari data normal kita dari Manokwari, Fakfak, dan Kaimana, curah hujan mulai banyak dan biasanya puncak hujan itu terjadi bulan Februari dan Maret,” kata Kepala Stasiun BMKG Manokwari, Denny Puttiray kepada Cahaya Papua di ruang kerjanya.

Dikatakan Denny, selain memasuki puncak musim penghujan, perairan Manokwari secara khusus di Papua Barat juga akan mengalami kenaikan tinggi gelombang antara 1,5 meter hingga 2,5 meter yang disertai hujan lebat serta petir yang terjadi di perairan Manokwari.

Menurut Denny, puncak hujan yang akan menurun pada perkiraan bulan April dan Mei, namun curah hujan yang terjadi pada bulan-bulan tersebut masih saja terjadi dengan volume curah hujan antara 50 mm hingga 100 mm.

Naiknya intensitas curah hujan pada dua bulan kedepan, menurunya bisa menyebabkan banjir serta tanah longsor, untuk itu antisipasi dini harus segera dilakukan baik dari SKPD terkait maupun masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor.

Berdasarkan data prakiraan cuaca yang terjadi pada hari ini, Kota Manokwari diprediksi akan diguyur hujan ringan dengan suhu 25-32 derajat Celcius. |ADITH SETYAWAN| RIZALDY| EDITOR : BUSTAM