Kantor DPR Papua Barat

Pelantikan Ketua DPR PB Dinilai Illegal

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Kisruh permasalahan jabatan Ketua DPR Provinsi Papua Barat nampaknya seakan tak habis untuk bahas. Kali ini tokoh pemuda dan agama pun angkat bicara soal masalah ketua DPR Papua Barat yang beberapa waktu lalu dilantik di Kota Jayapura.

Ketua Pemuda Katolik Republik Indonesia Wilayah Papua Barat, Thommas Jefferzzon Baru, kepada wartawan kemarin mengatakan, pelantikan Ketua DPR Papua Barat atas nama Matheos Selano yang dilakukan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Papua dinilai illegal.

Melihat pelantikan tersebut dinilai banyak didasari oleh kepentingan-kepentingan pribadi, sehingga adanya dorongan-dorongan dari oknum-oknum tertentu untuk segera melakukan pelantikan Ketua DPR Provinsi Papua Barat.

“Kami sangat sayangkan, karena secara mata telanjang, mereka menunjukan ketidakmampuannya dan sikap tidak memahami dirinya sebagai wakil rakyat,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, hal memalukan juga telah diperlihatkan oleh wakil rakyat didepan Masyarakat Papua Barat itu sendiri.

“Papua Barat ini sudah mempunyai wilayahnya sendiri, sedangkan kemarin pelantikan tidak mengundang gubernur serta beberapa pemangku kepentingan lainnya, bahkan ada yang tidak mengetahui hal tersebut, sehingga hal ini illegal,” tegasnya.

Disinggung soal alasan keamanan di Papua Barat, Thomas mengatakan, pelantikan yang dilakukan di Jayapura Provinsi Papua tersebut, telah menunjukan ketidakpercayaan terhadap pihak keamanan di wilayah Papua Barat yang saat ini dipegang oleh Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat.

“Bagi kami mereka menunjukan bahwa Kapolres di Manokwari atau Kapolda Papua Barat tidak mampu mengamankan proses pelantikan, itu alasan klasik,” tegasnya.

Menurutnya berdasarkan informasi yang dihimpunnya, saat ini ketua Umum Partai Demokrat telah mengeluarkan Surat Keputusan Ketua DPR Provinsi Papua Barat atas nama Marthen Konjol. |ADITH SETYAWAN|EDITOR : BUSTAM