ilustrasi

Moy Ditemukan Tewas dengan Luka Tikaman di CP 3

SORONG, CAHAYAPAPUA.com – Yuvendarius Moy Derek (25 tahun) ditemukan tewas dengan luka tikaman pada bagian dada sebelah kiri di seputaran CP 3 Kabupaten Sorong, Rabu (6/1/2016).

Menurut keterangan dari kakak korban, awalnya korban minta izin pinjam motor untuk bertemu temannya, ia meminjam uang sebesar Rp 100 ribu untuk membeli dasbor sepeda motor. Setelah dari temannya korban kembali pulang ke rumah dan izin ke Rufei.

Namun ternyata korban pergi ke CP 3. “ Izinnya ke Rufei tapi dia pergi ke CP 3, saya pikir dia lagi melayat ke rumah almarhum korban penembakan di Puncak Jaya untuk sembayang. Saya tunggu dari malam sampai pagi dia tidak pulang juga ke rumah, sempat saya telepon dan sms sekitar jam 12 belas malam tapi tidak di jawab dan balas smsnya,” urai Alosius kepada wartawan, di ruang mayat RSUD Sorong.

Alosius menjelaskan, korban yang sehari-harinya bekerja sebagai petugas kebersihan di Dinas Kebersihan Kota Sorong. Setelah sehari tak juga pulang ke rumah, ia berinsiatif mencari korban ke CP 3. Namun saat ketemu korban sudah tergeletak tak bernyawa tidak jauh di pinggir jalanan.

“Dari kemarin tidak pulang-pulang juga. Kalau sudah dicari ke teman-temanya di kota tidak ketemu, saya langsung ke CP 3 karena kita biasanya suka makan es kepala muda di tempatnya om yang asli Biak. Saya juga berfirasat dia ada di sana,” tuturnya.

Ketua Ikatan Keluarga Flabomora Syafruddin Sabonama mengatakan pihaknya sangat berduka dengan adanya kejadian ini. “ Kejadian ini menjadi luka yang mendalam bagi kami sebagai keluarga besar Nusa Tenggara Timur, karena salah satu keluarga kami harus mengakhiri hidupnya dengan tidak wajar,” imbuhnya.

Syafruddin mengimbau kepada seluruh warga NTT untuk menahan diri dan menunggu hasil penyelidikan oleh pihak kepolisian. “Saya sebagai Ketua Ikatan Keluarga NTT meminta kepada masyarakat agar tidak mengambil tindakan-tindakan di luar kendali sehingga menciptakan suasana tidak kondusif di kabupaten dan Kota Sorong,” tegasnya.

Saat ini pihak kepolisian tengah melakukan identifikasi penyebab kematian korban. Dugaan sementara korban meninggal tidak wajar. Ketika berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak kepolisian terkait kasus ini.|NASIR|EDITOR : BUSTAM