Remisi

1.154 Narapidana Papua Barat Peroleh Remisi 2015

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com – Kementerian hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), selama tahun 2015, memberikan remisi atau pengurahan masa hukuman kepada 1.154 narapidana yang tersebar diseluruh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), di wilayah Provinsi Papua Barat.

Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Papua Barat, Pujo Harinto, Jumat (8/1), mengatakan, pemberian remisi ini bervariasi.

Peluang remisi yang bisa diperoleh para napi, yakni, remisi hari raya keagamaan, hari kemerdekaan, remisi kesehatan, remisi anak-anak dan remisi dasawarsa yang diberikan setiap sepuluh tahun sekali.

Menurut dia, pemberian remisi ini, merupakan motivasi kepada narapidana untuk selalu berbuat baik. Dia merinci, pada hari raya waisak terdapat satu orang narapidana yang memperolehnya. Hari raya idul fitri, 99 orang narapidana khusus dan 128 narapidana khusus.

Remisi hari Kemerdekaan 17 Agustus, 51 orang narapidana khusus, dan 322 narapidana umum. Remisi dasarwarsa, narapidana khusus 75 orang, narapidana umum 325 orang. “Untuk remisi kesehatan, ada satu orang di Lapas Sorong, yang sakit karena diduga mengidap virus HIV/AIDS,”katanya.

Untuk remisi hari raya Natal 2015, kata Pujo, narapidana khusus 12 orang, narapidana umum 203 orang. Sementara untuk remisi anak-anak, selama 2015 ada tujuh orang, masing-masing di Lapas Manokwari dan Rumah Tahanan Teluk Bintuni.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat, Agus Purwanto, mengatakan, paradigma pemidanaan saat ini, bukan semata-mata untuk memberikan efek jera bagi para narapidana.

Pemidanaan yang dilakukan, kata dia, bertujuan sebagai pembinaan, agar yang bersangkutan bisa diterima kembali dilingkungan masing-masing. |ARIF TRIYANTO | EDITOR : TOYIBAN

 

 

Tinggalkan Balasan