Kantor Gubernur Papua Barat

SKPD Papua Barat Diminta Segera Serahkan LPJ Keuangan

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Kepala Biro Hukum Setda Papua Barat, Wafiq Wuryanto,mengingatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) segera menyerahkan laporan pertanggungjawaban keuangan tahun anggaran 2015.

Hal ini disampaikan saat memimpin apel pegawai, Senin (11/1/2015), di lapangan upacara kantor Gubernur Papua Barat di Jalan SKMA Bascam Arfai, Manokwari . Ia yakin, masih banyak SKPD yang belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban keuangannya kepada inspektorat selaku pengawas internal pemerintah provinsi.

Hal itu disampaikan, meyikapi proses pemerikasaan atau audit laporan keuangan pemerintah Provinsi Papua Barat tahun anggaran 2015 yang akan dilakukan BPK pada Januari 2016. Dia berharap, dengan mempercepat pelaporan pertanggungjawaban keuangan, SKPD dapat memperlancar pekerjaan-pekerjaan yang harus diselesaikan, sehingga tidak menghambat penyelesaian pekerjaan yang telah dianggarkan dalam DPA tahun anggaran 2016.

Sebelumnya, Inspektur Papua Barat, Sugestiono mengatakan, predikat wajar tanpa pengecualian yang diperoleh Papua Barat pada realisasi anggaran tahun 2014 harus dipertahankan di tahun 2015.

Ia berharap, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas anggaran 2015 kembali mendapat opini WTP. Gubernur Papua Barat, Abraham Otururi pada apel senin pekan lalu mengatakan, sejak hari itu, kepemimpinanya sebagai gubernur di daerah ini tersisa 361 hari.

Ia berharap, pemimpin Papua Barat berikutnya bisa menjaga provinsi ini secara baik. Menurutnya, tahun ini akan Papua Barat, akan banyak mengalami perubahan. Disisi lain, banyak tantangan yang akan dihadapi, untuk itu seluruh pejabat dan pegawai dilingkungan pemerintah provinsi Papua Barat, harus lebih siap dengan meningkatkan kinerja masing-masing.

Saat itu, gubernur pun mengingatkan kepada SKPD terkait, agar membagian dana pembangunan rumah ibadah secara baik dan merata kepada lima pemeluk agama di daerah ini. “Jangan memperkaya diri dengan dana pembangunan rumah ibadah, ketika anda tidak bagi, anda akan mati di jalan. Harus dibagi merata, jangan dilipat, nanti anda dapat lipat,” kata gubernur saat itu.| MUHAMMAD RIZALDY | EDITOR : TOYIBAN