ilustrasi_Dugaan Korupsi

Saksi: Dana LPI 2013 Rp. 552 Juta Dipakai Rehab Kantor

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Bendahara Pengeluaran Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat Josua A Jami mengaku pernah menggeluarkan sebesar Rp. 552 juta kepada bekas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat Silas Kapissa dalam sidang lanjutan kasus korupsi dana Liga Pendidikan Tingkat Nasional provinsi Papua Barat tahun 2013 di pengadilan Tipikor Papua Barat kemarin. Silas Kapissa telah ditetapkan sebagai terdakwa dalam kasus ini.

Josua menerangkan, total anggaran yang digunakan untuk membiayai LPI Papua Barat tahun tingkat SLPT, SLTA dan Perguruan Tinggi 2013 sebesar Rp. 900. Namun anggaran itu hanya digunakan untuk membiayai LPI tingkat SLTP senilai Rp 300 juta. Belakangan ada tambahan Rp. 48 juta dana tambahan untuk membiayai LPI tingkat SLTP.

Sementara sisa anggaran sebesar Rp. Rp. 552 juta, Josua mengatakan, dikeluarkan kepada Silas Kapissa atas permintaan yang bersangkutan untuk keperluan rehabilitasi kantor dinas pemuda dan olahraga.

Penasehat hukum terdakwa, Jahot L. Galo mengatakan pengakuan, Josua merupakan bukti bahwa terdakwa tidak menggunakan uang sebesar Rp. 552 juta untuk kepentingan pribadi seperti yang didakwakan kepadanya.

“Itu semua bisa dibuktikan. Waktu itu mereka punya kantor mau direhab karena masih ngontrak. Jadi ada kontrak kantor ada tiga, kebetulan dana ini ada sehingga dipergunakan untuk merehab kantor yang ada sesuai dengan keterangan saksi Josua tadi. Jadi dana itu habis digunkan untuk perbaiki kantor,” kata penasehat hukum setelah sidang.

Penasehat hukum mengklaim keterangan Josua sejalan dengan keterangan Silas Kapissa yang saat itu menjabat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat.

Selain Josua, Jaksa Penuntut Umum Kejari Manokwari juga menghadirkan seorang saksi lain dari Dinas Pemuda dan Olahraga Papua Barat Regina Thomas. Meski begitu yang bersangkutan lebih banyak tidak tahu ketika ditanya oleh hakim Tipikor.

Dari pantauan lapangan, keluarga dan sejumlah simpatisan dari terdakwa Silas Kapisa mengikuti sidang dengan tertib hingga akhir sidang. Sidang kasus ini akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi lanjutan. |ARIF TRIYANTO