Ilustrasi, Amunisi

Terdakwa Kasus Kepemilikan 5 Amunisi Peluru Jalani Sidang Dakwaan

MANOWKARI, CAHAYAPAPUA.com – Pengadialan Negeri Manokwari, Papua Barat, menggelar sidang dakwaan kasus kepemilikan amunisi peluru caliber 5,56 dengan terdakwa Muhammad Jamaludin alias Udin 37 tahun, Selasa (12/1/2016) siang.

Dalam sidang yang berlangsung aman ini, dibacakan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari, Aminah Mustafa, SH.

Dijelaskannya, berawal pada hari Minggu 25 Oktober 2015 sekitar pukul 00.30 WIT terdakwa mengendarai mobil milik Obet Ayok yaitu mobil Mitsubishi merk Strada Triton warna merah Nomor Polisi PB 8851 M, lalu terdakwa mengajak saksi Isak Abidondifu, saksi Jufri dan saksi Bambang untuk jalan-jalan ke perumahan 55 Maruni untuk karaoke.

Setelah sampai di Maruni, petugas Polres Manokwari sedang melakukan operasi razia di Perumahan 55 Maruni untuk melakukan sweping.

Pada saat kendaraan terdakwa diperiksa, ditemukan didalam mobil berupa barang bukti amunisi peluru yag dibungkus plastik dan lakban coklat yang disimpan dalam laci barnag atau dasbord mobil bagian depan. Barang bukti amunisi peluru Caliber 5,56 merupakan milik terdakwa, tanpa ada ijin dari pihak yang berwenang.

Atas perbuatannya, terdakwa diancam dengan pidana dalam pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang Senjata Api dengan ancaman hukuman penjara diatas 20 tahun.

Dikarenakan terdakwa diancam hukuman diatas 5 tahun, maka Majelis Hakim Aris S. Harsono, SH, menyampaikan supaya terdakwa didampingi oleh penasehat hukum dalam setiap persidangannya.|ARIF TRIYANTO|EDITOR : BUSTAM