Logo BMKG

BMKG : Gempa Bumi di Teluk Bintuni Berpotensi Merusak

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com-– Kepala BMKG Stasiun Rendani Manokwari, Deny Putirai mengatakan, gempa bumi akibat patahan lempengan pada sesar Ransiki atau berada pada 2,26 LS, 133,44 BT. Atau 19 km barat daya Kabupaten Teluk Bintuni, tidak berpotensi tsunami. Meski begitu efek gempa memiliki daya rusak. “Dilihat dari kekuatan dan kedalaman gempa kemungkinan menimbulkan dampak kerusakan. Namun kami belum bisa memastikan kerusakan yang terjadi,” Kata Deny ketika dikonfirmasi, Rabu (19/1/2016). Dijelaskan pusat gempa yang berada pada kedalaman 10 Km dengan magnitude 5,1 SR, terjadi pukul 14.39 Wib. Ia menghimbau masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. “Jangan panik. Kalau ada gempa-gempa susulan jangan dengar isu-isu tetapi cari sumber yang jelas tentang informasi gempa. Pengalaman, gempa susulan biasanya lebih kecil,”ujarnya. Salah seorang warga Teluk Bintuni, Vero kepada harian ini mengaku merasakan getaran gempa yang terjadi. “Sempat rasa juga. Tapi baik-baik saja dan tidak ada kepanikan luar biasa,” akunya. (Rasyid Fatahuddin)