Kepala Perum Bulog kantor sub divisi regional manokwari, Suparmo

Bulog Target Serap 900 Ton Beras Petani Lokal

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Perum Bulog Kantor Sub Divisi Regional Manokwari, tahun ini mendapat target untuk bisa menyerap 900 ton beras dari petani lokal di daerah ini.

Kepala Perum Bulog Kantor Sub Divisi Regional Manokwari, Suparmo, beberapa waktu lalu mengatakan, pihaknya akan berupaya maksimal merealisasikan target tersebut, dari para petani yang berada di wilayah Distrik Prafi dan Masni Kabupaten Manokwari serta Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan.

“Ada juga di wilayah Sidey Manokwari, tapi biaya operasional menuju kesana cukup tinggi. Lokasinya cukup jauh, tidak sebanding antara biaya operasi dengan beras yang bisa kami dapat,”kata dia diruang kerjanya.

Menyambut musim panen 2016, Bulog tengah membentuk mitra kerja, berupa Koperasi Unit Desa (KUD) disetiap kawasan pertanian.

Beberapa hari lalu, lanjut dia, beberapa ketua Gabungan Kelompok Tani saat datang ke kantor menyampaikan, penanaman serentak akan dilakukan pada awal Februari mendatang. Beberapa waktu lulu benih padi sudah disemai.

“ Sambil Menunggu bibit tumbuh, petani saat ini sudah mulai membajak sawah, untuk menyiapkan lahan masing-masing,” kata dia lagi.

Dia menilai, petani di daerah ini masih sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah daerah, untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksinya. Kendala yang masih dihadapi petani, antara lain menyangkut kesiapan alat pertanian.

Hingga kini, masih banyak petani belum memiliki tempat jemur yang layak. “Disini padi dijemur di rumput dengan alas terpal. Seharusnya dijemur di tanah lapang yang sudah dicor, sehingga, padi bisa kering secara sempurna dan tidak becah saat digiling,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, ia berharap pemerintah dari dapat memberi subsidi atas penyerapan beras lokal yang dilakukan Bulog.

“Kami masih menerapkan standar harga nasional yang ditetapkan pemerintah pusat, yakni Rp.7300 /kilo gram. Jika diterapkan disini, kasian petani kita, karena ongkos produksi yang mereka keluarkan cukup besar,” jelasnya.| MUHAMMAD RIZALDY | EDITOR : TOYIBAN