Warga Kompleks Bambu Kuning Blokade Jalan Sorong – Makbon

SORONG, CAHAYAPAPUA.com-Puluhan warga di RT III/ RW 8 Komples Bambu Kuning Kelurahan Matalamagi Kota Sorong, Jumat (22/1/2016) pagi memblokade Jalan Sorong-Makbon.

Aksi itu sebagai bentuk protes atas data yang dikeluarkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kemertrian Sosial di Kelurahan Matamalagi, terkait jumlah masyarakat ekonomi lemah  yang berhak menerima bantuan di wilayah itu.

Warga menilai, pendamping PKH selama ini tidak melakukan pendataan secara objektif. Pasalnya, banyak masyarakat ekonomi lemah   yang berhak mendapat bantuan namun kenyataannya justru tidak diakomodir.

Warga bahkan menuding, pendamping Kelurahan dalam melakukan pendataan lebih mengakomodir warga di wilayah tempat tinggalnya,  ketimbang warga di kompleks Bambu Kuning, padahal dari segi ekonomi kondisi warga disini ini cukup memprihatinkan dan perlu mendapat bantuan.

“Kami mendesak agar pemerintah segera  menganti pendampin PKH   di Keluarahan Matamalagi karena tidak becus melakukan pendataan, khususnya di RT III/ RW 8 Komples Bambu Kuning,” ujar Yuni seoarang warga yang ikut dalam aksi blokade, kemarin.

Sementara itu, Yuliana Iek, salah satu tokoh masyarakat setempat  menilai bantuan dari Pemerintah Pusat, bagi masyarakat kurang mampu  di Kelurahan Matalamagi, selama ini kurang menyentuh pada masyarakat ekonomi lemah. Baik itu bantuan untuk pendidikan maupun kesehatan,  khususnya untuk ibu hamil.

“Kenapa dana-dana bantuan itu dapat diterima warga di kelurahan lainnya, sedangkan kami di Kelurahan Matalamagi tidak terima, padahal semua juga punya hak yang sama,” ujarnya.

Dari pantauan media ini, aksi pemalangan yang dilakukan warga itu, sempat membuat arus kendara lumpuh total selama beberapa jam di wilayah itu. Arus lalulintas baru kembali normal setelah anggota Kepolisian dari Polsek Sorong Timur tiba dilokasi membujuk warga membuka palang yang dipasang.|NASIR|EDITOR : BUSTAM