Jembatan Kabouw, Distrik Wondiboy, Teluk Wondama, ambruk setelah dihantam banjir besar, Jumat 22 Januari 2016. Akses kendaraan dari dan ke arah selatan Wasior sempat terputus. Foto: CAHAYA PAPUA | ZACK TONU BALA

BANJIR RENDAM 57 RUMAH DI NANIMORI WASIOR

WASIOR, CAHAYAPAPUA.com– Sedikitnya 57 rumah warga di Kampung Nanimori, Distrik Kuri Wamesa terendam banjir akibat hujan lebat yang terjadi Jumat (22/1) malam lalu. Genangan air setinggi lutut orang dewasa itu memaksa 247 jiwa terpaksa mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.

“Tim dari BPBD bersama Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kampung (BPMPK) sudah meninjau lokasi. Ada 57 rumah, satu gedung sekolah, satu balai kampung dan Pustu terendam banjir sampai batas lutut orang dewasa,” kata Kepala Bidang Rehabilitasi Rekonstruksi BPBD Fredrik Payung kepada pers, Minggu petang di Wasior.

Hujan sampai saat masih terus terjadi. Karena itu pihaknya telah meminta Kepala Kampung agar masyarakat dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
“BPBD bersama BPMPK telah menyalurkan bantuan bahan makanan dan peralatan yang dibutuhkan seperti terpal untuk pembuatan tenda kepada warga yang terkena banjir,” ujar Payung.

Pelaksana Harian Bupati Teluk Wondama Jusak Karubuy mengatakan, Pemda akan mengkaji kembali pemukiman warga di Nanimori yang rawan banjir karena berada persis di bantaran kali. “Ini perlu dikaji dulu secara teknis. Apakah perlu dibuatkan talut atau dipindahkan lokasi baru yang lebih aman,” ujar Karubuy.

Terpisah, Kepala BPMPK Hendrik R. Tetelepta mengungkapkan, pihaknya telah mendistribusikan bantuan bahan makanan berupa beras 40 sak, mie instan 52 dos, dan air mineral 30 karton kepada warga korban banjir.

“Kami berikan bantuan bahan makanan karena itu yang paling dibutuhkan dengan berkoordinasi dengan BPBD,” kata Tetelepta menambahkan ke depan, dana desa bisa digunakan untuk pembangunan tanggul penahan banjir. |ZACK TONU BALA