ilustrasi_dana_otsus

Dana Transfer Otsus 2016 Diprediksi 2,3 Triliun

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Barat memprediksikan alokasi dana transfer otonomi khusus tahun 2016 mencapai, Rp. 2,3 Triliun. Dana itu lebih besar dari alokasi trasfer dana otsus tahun 2015 dari pusat ke provinsi yang hanya mencapai Rp. 2.117 Triliun.

Kepala BPKAD Provinsi Papua Barat, Abia Ullu, kepada wartawan kemarin mengatakan, hingga saat ini, pemerintah pusat belum melakukan transfer dana Otsus tahap pertama tahun 2016.

Keterlambatan transfer dana Otsus tahap pertama tahun 2016 itu terjadi akibat, keterlambatan pelaporan penggunaan dana Otsus tahap tiga tahun 2015 oleh kabupaten/kota.

“Dana Otsus tahap tiga tahun 2015, semua laporan masih di kabupaten/kota,” kata Abia, Rabu (27/1/2016) di kantor gubernur, Bassecamp Arfai.

Ia menyebutkan, keterlambatan pelaporan penggunaan dana Otsus tahap tiga ini dipengaruhi oleh penyampaian pelaporan penggunaan dana Otsus tahap dua, sehingga mengakibatkan posisi transfer dana Otsus tahap tiga dilakukan pada bulan Desember 2015.

Menurutnya, transfer dana Otsus tahap tiga pada bulan Desember 2015 itu bergeser dari jadwal transfer dana Otsus tahap tiga yakni pada bulan Oktober 2015.

“Jadwal transfer tahap tiga, seharusnya di bulan Oktober, tetapi dari kabupaten/kota semuanya terlambat, akhirnya semuanya mengalami keterlambatan transfer dana Otsus tahap tiga dari pusat ke provinsi,” imbuhnya.

Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan tim monitoring untuk memastikan, pelaporan penggunaan dana otsus tahap tiga tahun 2015, segera dilaporkan ke provinsi dan selanjutnya di serahkan ke pusat.

“Sementara masih ada persiapan untuk monitoring untuk laporan, karena sampai hari ini, laporan penggunaan dana Otsus tahap tiga, semua kabupaten/ kota belum laporkan ke provinsi,” tutur dia.

Ia menyatakan, untuk mempercepat proses transfer dana Otsus tahap pertama tahun 2016 sesuai jadwal transfer pada bulan Maret 2016, maka laporan penggunaan dana Otsus tahap tiga tahun 2015 harus segera dilaporkan ke pusat.

“Sekarang sudah Januari 2016 dan sudah mau berakhir, berarti laporan penggunaan dana Otsus tahap tiga tahun 2015 harus segera disampaikan ke pusat, supaya bisa memancing dana otsus tahap satu tahun 2016,” jelas Abia.

Ia juga mengungkapkan, dana transfer Otsus tahun 2016 ini, mengalamai peningkatan jumlah, dari yang dialokasikan pada tahun 2015 sebesar Rp. 2,117 Triliun, ditahun 2016 meningkat menjadi Rp. 2,3 triliun.

“Dana transfer Otsus tahun 2015 tahap satu, dua dan tiga, secara keseluruhan sebesar Rp. 2,117 Triliun, sedangkan untuk tahun 2016 diperkirakan sebesar Rp. 2,3 Triliun,” ujar Abia. |RIZALDY|EDITOR : BUSTAM