ilustrasi_Dugaan Korupsi

Penyidik Telusur Aliran Dana, Dicurigai Ada Tersangka Lain

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Setelah mantan pengurus Koni Provinsi Papua Barat AR di tahan, Penyidik Polda Papua Barat kini mulai melebarkan sayap menyiapkan dokumen dan data, terkait calon tersangka lain yang di duga turut menikmati korupsi pembangunan sekretariat KONI Papua Barat.

Kabid Humas Polda Papua Barat AKBP. Johan H. Sitorus kepada Cahaya Papua, Rabu (27/1) mengatakan, penangkapan Albert Rombe dilakukan guna mempermudah proses penyidikan. “Tersangka ditangkap agar mudah dalam proses penyidikannya. Di duga ada tersangka lain yang ikut menikmati hasil korupsi dari tersangka AR,” ungkap Sitorus.

Sebelumnya kata Sitorus, pada pemeriksaaan tersangka ditemukan kepemilikan 5 rekening Bank BNI yang sudah diblokir. Disitu dicurigai merupakan dana simpanan hasil korupsi AR, termasuk keluarganya.

“Aliran dana korupsi ini diteliti betul. Jika aliran dana ada yang mengarah pada aset tidak bergerak yang dimiliki tersangka, maka akan disita oleh Negara. Soal ini kita menunggu surat dari Ketua Pengadilan Negeri,” ujar Sitorus.

Mengenai petunjuk dari Kejati Papua, Kabid Humas mengaku berkas tersangka AR sudah dilengkapi. “ Petunjuk dari Kejati Papua sudah dikirim penyidik. Kalau tidak salah kemarin saya tanya itu ke penyidik dan katanya sudah dikirim. Ini tekhnis penyidikan jadi tidak perlu saya sampaikan kepada teman – teman,” jelasnya.

Untuk tiga tersangka lain, yakni JR,  ZU dan SL, Kabid Humas mengatakan, ketiganya masih berstatus sebagai saksi. “Selama ini kan mereka diperiksa secara marathon, pasti lah kalau mereka terlibat dengan dukungan bukti akan dijadikan tersangka pula itu,” tegasnya.

Kasus dugaan Korupsi yang menjerat mantan pelaksana harian

Koni Papua Barat di duga kerugian Negara sekitar Rp 26,7 Miliar dari total Anggaran Tahun 2012 sekitar Rp.43 Miliar dalam pembangunan Kantor Koni Papua Barat. Tersangka utama AR di ciduk penyidik Reskrimsus Polda Papua Barat di Bandar Udara Sultan Hasanudin Makassar pada Selasa (26/1) pagi lalu, tersangka lalu di jebloskan ke dalam sel Tahanan Polres Manokwari. (Adlu Raharusun)