Suasana kantor DPR Papua Barat.

Palang Kantor DPRPB Bisa Dibuka Setelah Aspirasi Masyarakat Terjawab

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.comPembukaan Palang Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat (DPR-PB) baru dapat dilakukan setelah Aspirasi beberapa kelompok masyarakat atas pemalangan itu terjawab. Hal ini disampaikan Ketua Pemuda Katolik Papua Barat, Thomas Jeverson Baru, menyikapi kondisi DPRPB saat ini.

“Jangan sampai ada yang mencoba membuka palang yang sudah di taruh di depan Kantor DPRD, itu berakibat fatal,”kata dia kepada wartawan, Rabu (27/1/2016).

Pemalangan itu dilakukan bukan tanpa alasan, aksi itu dilakukan sebagai bentuk tuntutan atas hak hak dasar orang asli Papua yang menurutnya terabaikan.

Dia menilai tuntutan otonomi khusus, termasuk didalamnya tentang siapa yang layak untuk menjabat sebagai ketua DPRPB. Dia berharap, tuntutan itu menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan di daerah ini .

Menyikapi pelantikan ketua DPRPB yang sudah dilaksanakan di Jayapura beberapa waktu lalu, dia menilai tidak ada aturan yang menyebutkan secara universal terkait siapa yang berhak atau tidak berhak atas jabatan itu.

Masyarakat Asli Papua mengacu pada semangat otonomi khusus, termasuk menyangkut jabatan ketua DPRPB. ”Daerah ini diberi kekkususan kenapa orang lain yang datang memimpin kita, sementara masih ada Putra Papua,”kata dia

Thomas paham bahwa, penentuan jabatan Ketua DPR merupakan mekanisme partai politik. Demokrat berhak untuk mengusulkan kadernya untuk menduduki jabatan tersebut. “Tetapi apakah tidak ada putra Papua yang memiliki kemampuan,? Masih ada orang Papua bisa dipercayakan,”kata dia lagi.

Meski Jeverson tetap kukuh untuk memperjuangkan aspirasi itu, namun, ia mempersilahkan ketua DPRPB yang sudah dilantik untuk melaksanakan tugas dan fungsinya, sebab yang bersangkutan sudah memiliki kekuatan hukum.

“Kami tetap memperjuangkan hak kami sebagai Anak Papua, sebab proses perjuangan kami sudah dekat, tinggal menunggu SK dari Mendagri guna pergantian Ketua DPRD Papua Barat,” ujarnya. |ADLU RAHARUSUN | EDITOR : TOYIBAN