Pedagang Pasar Soyar Wasior akan Dipindahkan ke Lokasi Baru

WASIOR, CAHAYAPAPUA.com Para pedagang di Pasar Soyar Wasior tidak keberatan dengan rencana Pemkab Teluk Wondama menutup pasar tertua di Wondama itu. Mereka pun siap dipindah ke Pasar Sanduay maupun Pasar Iriati. Namun ada dua syarat utama yang diminta para pedagang. Yakni, Pemda mempersiapkan dahulu los, lapak dan kios sebagai tempat berjualan serta fasilitas pendukung seperti air dan listrik. Kedua, semua pedagang di Pasar Soyar harus dipindahkan secara bersamaan.

“Pedagang semua siap direlokasi asalkan pasar memang sudah siap semuanya,” ucap Laode Firu, koordinator pedagang Pasar Soyar usai memberi penjelasan dalam rapat SKPD yang dipimpin Plh Bupati Teluk Wondama Jusack Karubuy di Manggurai, Senin (1/2).

Adapun terkait pembangunan kembali los pasar sayur pasca terbakar pada 22 Desember lalu, dia membenarkan itu memang dibangun atas inisiatif dan biaya dari para pedagang sendiri. Namun apa yang dilakukan bukanlah sebagai bentuk penolakan para pedagang dipindahkan ke pasar baru.

“Karena kita menunggu realisasi dari tim (tim yang dibentuk Pemda pasca kebakaran pasar) tapi tidak ada terus. Tapi itu hanya untuk sementara saja sampai nanti mereka dipindahkan,” jelas Laode Firu.

Jusack Karubuy menjamin Pemda akan mempersiapkan terlebih dahulu perlengkapan dan fasilitas di kedua pasar tersebut barulah para pedagang bisa dipindahkan.

Selain karena lokasi yang sempit serta status tanah Pasar Soyar yang masih belum tuntas dengan pemilik ulayat, alasan lain yang mendasari Pemda berniat menutup pasar itu adalah karena tidak adanya kontribusi untuk pendapatan asli daerah (PAD) dalam bentuk retribusi.

“Jadi kita pindahkan ke Pasar Sanduay (dan Iriati) tapi kita siapkan dulu fasilitasnya. Untuk sementara biar tetap di pasar yang ada dulu, sampai siap dulu semuanya. Rencana sebelumnya dua bulan siap, tapi kalau bisa lebih cepat,” ujar Karubuy.

Sesuai pantauan Cahaya Papua kemarin,  Pasar Sanduay yang direncanakan jadi pasar induk kondisinya belum banyak berubah. Bangunan pasar memang sudah siap, namun belum dibagi dalam los maupun lapak.

Kawasan pasar juga masih dipenuhi dengan rerumputan tebal. Sedangkan pasar Iriati malah masih dalam proses pembangunan. Diperkirakan pekerjaan fisik bangunan baru mencapai sekitar 80 persen. | ZACK TONU BALA

 

%d bloggers like this: