Peserta Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Pemuda Islam Cinta Alam (Pelita) ke X. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Hutan Arfai, Distrik Manokwari Selatan ini telah dimulai sejak 5 Februari dan akan berakhir besok.

Satlak Manokwari Gelar Diklataar Pelita ke X

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Pemuda Islam Cinta Alam (Pelita) Satlak Manokwari menggelar pendidikan dan pelatihan dasar ( Diklatsar) pelita ke X. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Hutan Arfai, Distrik Manokwari Selatan telah dimulai sejak 5 hingga 9 Februari mendatang.

Ketua Satlak Pelita Manokwari, Ardityo Darpito mengatakan dalam kegiatan Diklatsar diikuti delapan peserta. “Peserta menerima beberapa materi seperti survival, dasar SAR, Pertolongan Pertama, Tali Temali, Mountenering, Navigasi Dasat, Caving, dasar-dasar konservasi dan inventarisasi satwa liar,” kata Ardityo, Senin (8/2/2016)

Kata Ardityo, anggota pelita harus tangguh dan mengenal medan serta kondisi. Karena, anggota pelita berinteraksi langsung dengan alam. “Kita harus siap dalam kondisi apapun, saat terjadi bencana anggota Pelita juga harus siap diterjunkan dan tidak boleh mengeluh,”ungkapnya.

Kegiatan pelatihan ini merupakan syarat bagi calon anggota Pelita. Setelah mengikuti pelatiham ke delapan peserta ini diresmikan sebagai anggota. Yang ditandai dengan penyematan slayer Pelita berwarna jingga.

Setelah pelaksanaan Diklat selesai, depalan peserta diklat akhirnya resmi dikukuhkan menjadi anggota muda Pelita dengan disematkannya slayer Pelita yang berwarna Jingga oleh Ketua Badkorlak Pelita Papua Barat,Aqmal Sumadi kepada para peserta Diklat.

“Kami berharap mereka semua tindak ada yang mundur sampe pendidikan lanjutan, Sehingga mereka bisa tetap menjaga Api juang Pelita di Manokwari,” terang Ardit yang masih aktif menjadi mahasiswa Unipa ini.

Dijadwalkan dalam waktu dekat ini, Pelita akan melaksanakan Diklatsar di wilayah Prafi dan Masni. Menyusul wilayah Sorong dan Wondama serta berdirinya dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Sementara, salah satu peserta, Muhammad Supandi mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ini. Banyak ilmu yang didapatkan selama mengikuti kegiatan Diklatsar tersebut.

Ia mengaku ilmu yang sudah didapatkan akan digunakan untuk mengeksplor keindahan alam Manokwari dan membantu sesama saat ada bencana. |RASYID FATAHUDDIN