Penjabat Bupati Sorsel, Derek Ampnir memberikan arahan kepada mahasiswa Akness yang akan mengikuti praktek lapangan di Kantor Bupati Sorsel, kemarin.

Rektor Unipa Lepas 65 Peserta PKL Akness Sorsel ke Pabrik Sagu

TEMINABUAN, CAHAYAPAPUA.com— Mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Sorong Selatan (Akness) angkatan I  sebanyak 65 orang akan melaksanakan Praktek Kerja Lapang (PKL) selama kurang lebih 25 hari sampai 1 bulan kerja efektif di perusahaan sagu yang ada di Sorsel.

Sebelum itu mereka kemarin mengikuti pembekalan sekaligus upacara pelepasan di kantor Bupati Sorsel Selasa (9/2) oleh Rektor Universitas Papua (Unipa) Manokwari Dr.Ir. Onesimus Yoku, MS didampingi Pjt.Bupati Sorsel Derek Ampnir.

Pelepasan ditandai dengan penyematan topi kepada perwakilan mahasiswa dari Program Studi (Prodi) Budidaya, Agroindustri dan Agrobisnis. Mahasiswa yang mengikuti PKL terdiri dari Prodi Budidaya Tanaman Perkebunan sebanyak 22 orang, Prodi Agroindustri 23 orang dan Prodi Agrobisnis 20 orang.

Rektor Unipa Onesimus Yoku meminta mahasiswa Akness peserta PKL dapat mengikuti PKL dengan baik, sehingga dapat menulis laporan atau karya ilmiah dengan baik dan pada akhirnya bisa lulus ujian.

“PKL merupakan mata kuliah wajib dengan bobot akademik 3 SKS yang wajib ditempuh semua mahasiswa Akness. Dengan demikian mahasiswa Akness mempunyai pengalaman membuat karya ilmiah, sehingga tidak mengalami masalah saat melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi. Melalui PKL ini mahasiswa Akness dapat mengamati dan merasakan langsung aktivitas pekerjaan di lapangan yang sesuai bidang ilmunya,” kata rektor.

Sementara itu Pj. Bupati Derek Ampnir saat berbicara di depan peserta PKL menjelaskan, Pemkab Sorsel telah menetapkan 4 pilar pengembangan sagu yakni pilar akademisi seperti Unipa dan Akness, pilar pemerintah seperti Pemda dan Kementrian/Lembaga, pilar dunia usaha seperti PT ANJ Agri Papua dan Perum Perhutani, terakhir pilar masyarakat pemilik hutan dan dusun sagu. Keempat pilar tersebut harus berkolaborasi dan saling mendukung.

“Kegiatan PKL ini sebagai salah satu bentuk link and match yang menghubungkan keempat pilar tersebut. Untuk itulah pihaknya meminta Unipa dan Akness membantu Pemkab Sorsel memajukan bidang pendidikan, terutama dalam pengembangan sagu. Mahasiswa peserta PKL harus memanfaatkan kesempatan PKL untuk menambah wawasan dan pengalaman, sehingga bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya. |NASIR