Kebakaran yang melahap sejumlah rumah di sekitar pasar Teluk Bintuni

Sejumlah Rumah di Sebelah Pasar Bintuni Ludes Terbakar

BINTUNI, CAHAYAPAPUA.com Sabtu sore sekitar pukul 17.30 WIT, warga Bintuni dikejutkan dengan insiden kebakaran yang terjadi di pemukiman padat penduduk sekitar pasar sentral Bintuni. Lokasi kejadian tepat berada di sebelah areal pasar yang hanya dipisahkan dengan pagar pembatas.

Menurut keterangan sejumlah warga, api yang diduga berasal dari arah belakang melalap sejumlah bangunan, seperti kios, rumah kost, rumah makan, gudang BBM hingga tempat billiard pun hangus terbakar. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut.

Warga yang panik pun kemudian berusaha mengeluarkan barang-barang berharga dari dalam bangunan ke tempat yang lebih aman. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun dari keterangan ada satu orang warga yang terluka akibat kebakaran tersebut dan sudah dilarikan ke rumah sakit.

Setelah api mulai membakar sebagian bangunan, satu unit mobil pemadam kebakaran pun datang atau sekitar 30 menit setelah musibah kebakaran itu terjadi. Dibantu oleh warga, petugas Sat Pol PP berusaha berjuang untuk memadamkan api, sehingga kobaran api tidak meluas. Upaya petugas untuk memadamkan api sempat alami kesulitan karena banyaknya warga yang menonton insiden kebakaran tersebut. Meskipun demikian, akhirnya api berhasil dikuasi sekitar dua jam kemudian, yaitu sekitar pukul 20.00 WIT.

Salah seorang warga yang menyebutkan namanya, mengungkapkan bahwa kebakaran terjadi begitu cepat menghabiskan lima petak kost miliknya. Sehingga ia tidak sempat mengeluarkan barang-barang berharga dari dalam kamar-kamar kost. Menurutnya api cepat merambat karena sebagian besar bangunan terbuat dari kayu dan bahan lainnya yang mudah terbakar. Ia menduga api berasal dari tempat BBM yang kemudian membesar dan menghanguskan bangunan lain disekitarnya.

“Padahal kita sudah peringatkan sebelumnya, supaya jangan nampung BBM sekitar sini, rawan. Karena dekat dengan pemukiman penduduk, akhirnya seperti ini kebakaran,” ujarnya kesal.

Selain itu dilokasi kejadian, menurut warga sempat terjadi ledakan yang menimbulkan kobaran api semakin besar dan asap tebal yang menghitam. Meskipun letaknya berdekatan, api tidak sempat membakar bangunan yang berada didalam pasar. Hal ini karena kesigapan petugas maupun warga yang bahu membahu berusaha untuk memadamkan api.

Insiden kebakaran tersebut sempat rame diperbincangkan di media sosial Facebook. Salah satu akun bernama Linda Noktavina mengunggah sejumlah foto-foto yang menggambarkan situasi sesaat terjadinya kebakaran serta kepanikan warga. Dalam postingannya, pemilik akun menyebutkan bahwa pertama kali kebaran terjadi di tempat penjual BBM.

“…Karena yang terbakar pertama tuh tempat penjual minyak/ BBM,” tulisnya.

Postingan tersebut mendapat respon dari sejumlah pengguna facebook lainnya. Misalnya, pemilik akun Setianingsih mengomentari bahwa di lokasi kebakaran tersebut banyak penjual BBM.

“ooo yang di depan penggilingan daging itu ya? kan disitu banyak yang jual BBM,”

Komentar senada juga diungkapkan pemilik akun Ruth Dyana Purba .

“Memang rawan itu klw penjual BBM berdekatan dengan rumah2, itu harus tersendiri,.. bagian koperasi jg tidak berani tegas jadi,” postingnya. (MRT)

%d bloggers like this: