Pimpinan dan Anggota DPRD Wondama Berfoto Bersama dengan Mantan Bupati Alberth Torey dan Mantan Wabup Zeth B. Marani Usai Paripurna Istimewa Pengesahan Bupati dan Wabup Terpilih

Pasca Pilkada Masyarakat Masih Bermusuhan

WASIOR, CAHAYAPAPUA.com-Pilkada 2015 di Teluk Wondama telah lama berakhir. Namun, aroma perseteruan dan perselisihan sebagai akibat dari perbedaan pilihan politik pada Pilkada lalu masih terasa sampai saat ini.

Karena itu diperlukan adanya rekonsiliasi atau perdamaian agar tidak ada lagi bibit-bibit permusuhan maupun dendam di antara masyarakat Wondama yang jika terus dibiarkan akan bisa mengakibatkan perpecahan.

Harapan itu disampaikan mantan Bupati Teluk Wondama Alberth H. Torey saat diberi kesempatan berbicara dalam forum rapat paripurna istimewa DPRD untuk mengesahkan bupati dan wakil terpilih, Rabu (10/2) di Rasiei.

Torey mengimbau lembaga adat bersama gereja mengambil inisiatif untuk melakukan upaya perdamaian baik secara adat maupun secara agama agar tidak ada lagi perseteruan, perselisihan bahkan permusuhan akibat Pilkada.

Menurut Torey, jika masyarakat masih saja memelihara permusuhan dan perseteruan maka  berkat Tuhan tidak akan datang. Pada akhirnya, impian menjadikan Wondama semakin maju dan sejahtera menjadi sulit tercapai.

“Berkat itu bukan hanya uang saja, tetapi sehat, umur panjang dan lain-lain. Sebab kalau kita tinggal dalam kondisi yang masih berseteru tidak sehat. Kita perlu saling maaf memaafkan, “ ujar Bupati pertama Teluk Wondama ini.

“Jangan sampai kita larut dalam perseteruan itu sehingga kita tidak bekerja dan rakyat mencaci maki kita, “ imbuhnya.

Ketua DPRD Kuro Matani saat memberi sambutan menyatakan mendukung adanya rekonsiliasi agar masyarakat tidak lagi hidup terkotak-kotak.  Hajat politik telah selesai karena itu segala bentuk persaingan, perseteruan maupun perselisihan hendaknya tidak lagi dibawa-bawa.

“Dan ketika bupati dan wabup dilantik kita semua harus menyatukan langkah untuk membangun negeri ini, “ kata Kuro.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat Yulianus Torey menuding tim sukses sebagai pihak yang menyebabkan api perseteruan antar pendukung pasangan calon masih tetap menyala sampai sekarang ini.

“Sebenarnya dari bupati dan wabup terpilih itu tidak apa-apa, hanya tim sukses yang bikin gap-gap, “ kata Yultor, demikian pangilan karibnya. |ZACK TONU BALA