Ilustrasi

Sengketa Pilkada Teluk Bintuni Tinggal Tunggu Putusan

BINTUNI, CAHAYAPAPUA.comSidang sengketa Pilkada Kabupaten Teluk Bintuni di Mahkamah Konstitusi memasuki babak akhir. Dalam sidang Selasa (9/2) seperti dilansir pada risalah sidang melalui website resmi MK, Hakim ketua Patrialis Akbar menegaskan bahwa semua rangkaian pemeriksaan sudah selesai dan tinggal menunggu sidang berikutnya untuk pembacaan putusan.

“Jadi semua rangkaian pemeriksaan sudah selesai, tinggal Saudara sekalian menunggu undangan. Tinggal menunggu undangan dari Mahkamah kapan putusannya dan bagaimana bentuk putusannya, tinggal menunggu apa … waktu yang ditentukan di kemudian hari, ya,” ujar Patrialis.

Diakui selama jalannya persidangan terdapat dinamika yang terjadi dari keterangan para saksi. Dikatakan keterangan para saksi cukup berbeda antara satu samai lain, meskipun mereka berada pada TPS yang sama.

“Dinamika, terutama keterangan para saksi-saksi, ya. Itu biarlah kami yang menilai. Saksi, keterangannya cukup berbeda. Itulah keadaannya. Tapi, semua mereka sudah kami pertemukan di sini,” ujarnya.

Patrialis mengungkapkan pada sidang sebelumnya (4/2), para saksi beserta kepala suku sudah berdamai yang ditandai dengan saling bersalaman. Hal yang sama juga terjadi pada dengan para kandidat nomor dua dan nomor tiga.

“Kemudian kepada Para Pihak juga sudah kami temukan. Ini Beliau Pak Petrus sama Pak Matret Kokop, sama Pak Daniel juga sudah di meja kami ini salam-salaman semua, siapa pun yang terpilih mereka sudah enggak akan mempersoalkan. Ya, kalah-menang itu urusannya Mahkamah,” tegasnya.

Dengan adanya perdamaian di hadapan majelis hakim MK, Patrialis berharap semua pihak saling memahami dan tercipta kondisi yang aman pasca keputusan MK.

Sementara itu Kapolres Teluk Bintuni, AKBP. Hary Supriyono yang hadir pada sidang MK mengungkapkan bahwa pihaknya juga telah melakukan upaya damai terhadap para kandidat. Bahkan upaya tersebut telah dilakukan sebelum pemungutan suara 9 Desember 2015 lalu di ruang kerja Kapolres.

“Sebelum tanggal 9 itu, para kandidat nomor 1, 2, dan 3 sudah kami kumpulkan di ruangan kami, juga bersalam-salaman, bergandeng mesra, mengumbar senyuman. Siap kalah, siap menang, siap dipilih, siap tidak terpilih,” ujarnya. (MRT)