Pertemuan tahunan bank Indonesia 2015 di salah satu hotel di Manokwari

BI Komitmen Dorong Kemandirian UMKM Papua Barat

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Bank Indonesi Perwakilan Papua Barat berkomitmen mendorong kemandirian Usaha Mikro Kecil dan Menegah di Papua Barat, komitmen itu diwujudkan BI melalui program pendampingan kepada pelaku UMKM di daerah ini.

Kepala Unit Akses Keuangan dan UMKM Kantor BI Perwakilan Papua Barat, Yacob Leunufna, Jumat (12/2/2016), mengatakan BI berusaha agar pelaku usaha memiliki kemampuan mengelola usahanya.

Pendampingan dilakukan BI melalui bantuan teknis berupa peralatan penunjang usaha dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelaku usaha.

Ia mengakui, masih banyak pelaku usaha mikro kecil di papua barat masih kesulitan melakukan akses kredit perbankan, hal itu disebabkan sebagian besar pelaku usaha mikro dan kecil belum bisa memenuhi persyaratan perkreditan yang di tetapkan Bank.

“Pelaku usaha kita belum bisa memenuhi persyaratan untuk mengambil kredit perbankan, sehingga perlu pendampingan, supaya mereka mampu mengakses kredit dan mengembangkan usaha mereka”

Ia mengatakan, Bank Indonesia, akan terus berupaya menghubungkan UMKM di daerah ini dengan lembaga perbankan agar bisa mendapatkan akses kredit.

Selain itu, Bank Indonesia juga berusaha, agar pelaku usaha memiliki kemampuan untuk mengelola usahanya, memiliki ijin usaha yang diperlukan serta memiliki catatan terperinci soal keuangan dan strategi pengembangan usahanya.

Menurutnya, beberapa hal tersebut merupakan prasyarat yang harus dipenuhi pelaku usaha, setelah semuanya terpenuhi, perbankan selaku pemberi kredit dapat melakukan analisa usaha bagi pelaku usaha yang mengajukan kredit.

“Bagi yang sudah fisible atau layak, bisa mendapatkan kredit perbankan, bagi yang belum layak, kita akan terus lakukan pendampingan” ujarnya.

Komitmen tersebut diwujudkan Bank Indonesia melalui Training Of Trainer (TOT) bagi kelompok perempuan dilingkungan persekutuan wanita gereja klasis manokwari, jumat (12/2/2016).

Pantauan cahaya papua, puluhan ibu-ibu anggota perekutuan wanita gereja turut serta dalam kegiatan itu, peserta tampak antusias mendengarkan sosialisasi penggunaan sistem pencatatan keuangan melalui aplikasi Gatged.

Menurutnya, aplikasi ini merupakan cara praktis untuk membuat laporan keuangan atas usaha yang dilakukan, selain itu, aplikasi ini juga untuk mempermudah pemenuhan syarat kredit perbankan.

“Aplikasinya mudah digunakan, bisa diunduh di Handpone Android, didalamnya ada daftar penjualan, penerimaan serta pengeluaran, yang bisa diisi dengan mudah” ucap dia menambahkan. | MUHAMMAD RIZALDY | EDITOR : TOYIBAN