Pelabuhan Manokwari merupakan salah satu pelabuhan tujuan kapal tol laut Presiden Joko Widodo. Kapal yang dipakai dalam program tol laut tersebut tidak melayani rute Surabaya.

Disperindagkop Manokwari Keberatan Rute Tol Laut Jokowi

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com-Masuknya program tol laut Presiden Joko Widodo ke pelabuhan Manokwari yang diharapkan dapat menekan harga barang di Papua, nampaknya belum berjalan sesuai harapan.

Khususnya di Kabupaten Manokwari, kapal yang pada bulan November tahun 2015 lalu telah merapat di dermaga Manokwari itu, dikeluhkan sejumlah pengusaha.

Pasalnya tempat pengambilan barang untuk diperjual belikan sebagian besar diambil dari Surabaya, sedangkan Kapal Tol Laut hanya melayani rute Jakarta. Sehingga yang memanfaatkan jasa kapal tersebut jumlahnya minim.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Manokwari, Fredik Saidui baru-baru ini mengatakan, pihaknya juga mengalamai sedikit kesulitan, karena rute kapal tersebut.

“Jadi kapal ini rutenya Jakarta, Nabire, Wasior, Oransbari dan Manokwari dan rute sebaliknya juga begitu, itu yang membuat kami keberatan,” ucapnya.

Untuk itu, sejak bulan Januari lalu, pihaknya telah menyurati pemerintah pusat melalui Dirjen Perhubungan, dan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, dimana dalam surat tersebut Pemda Kabupaten Manokwari meminta agar Kapal Tol Laut tidak hanya dari Jakarta tetapi mengambil rute Surabaya.

“Karena rata-rata untuk Provinsi Papua dan Papua Barat itu mengambil atau distribusi barang di Surabaya dan itu cukup besar sekali,” jelasnya.

Diharapkan dalam waktu dekat ini permintaan dari masyarakat Papua dan Papua Barat dapat dijawab secepatnya, dengan memberikan satu unit Kapal Tol Laut yang menempuh rute Surabaya.

“Untuk pihak distributor kami minta untuk tetap bersabar karena kami tengah berupaya untuk perubahan ini, tentunya nanti kami juga akan sosialisasikan hal ini dengan pihak-pihak yang bersangkutan,” pungkasnya. |ADITH SETYAWAN|EDITOR : BUSTAM