Para Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Negeri Sipil (PNS). (Bataranews.com)

Program Magang ASN 2016, 18 Peserta Wakili Papua Barat

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com- Sebanyak 18 Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat akan mengikuti magang Aparatur Sipil Negara (ASN) selama tiga bulan di kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Jakarta.

Ketua Panitia seleksi magang ASN tahun 2016, Lukas Leatemia, kepada wartawan, Selasa (16/2/2016) menyatakan, kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas ASN sesuai bidang keilmuan dan basic skill yang dimiliki ASN itu.

Ia berharap, program yang diprioritaskan bagi ASN khusus putra-putri Papua ini dapat memberikan perubahan pola sikap dan pola kerja dan keahlian khusus bagi peserta program magang. Sehingga peserta yang telah mengikuti tahapan pelatihan selama magang dapat menerapkan pola kerja yang baik dan dapat menerapkannya dilingkungan kerja masing-masing.

Ia menyebutkan, untuk menetapkan 18 orang peserta yang dinyatakan lulus seleksi, pihaknya menerapkan tiga tahapan seleksi secara ketat. Tahapan seleksi diawali dari seleksi berkas adminstrasi,

“Dari jumlah 92 orang peserta yang mendaftar, itu kita seleksi administrasi tersisa 62 orang peserta, selanjutnya kita seleksi tertulis turun menjadi 26, dan selanjutnya kita lakukan seleksi wawancara dan pemeriksaan kesehatan pada tanggal, 2 Februari lalu, peserta yang dinyatakan lolos sebanyak 18 orang,” terang Lukas, di Auditorium Gedung PKK kompleks Perkantoran Provinsi Papua Barat, Basecamp, Arfai.

Dia juga mengatakan telah melakukan tahapan pembekalan peserta terkait jadwal dan agenda kegiatan selama tiga bulan pada Senin lalu, bersamaan dengan penandatangan surat pernyataan dari SKPD asal peserta dan pernyataan suami atau istri peserta.

Penandatangan perjanjian peserta dengan SKPD asal peserta, lanjut Lukas bertujuan agar, setelah mengikuti magang, peserta dapat memilih fokus pada bidang keahlian yang disepakati antara dirinya dengan SKPD tempatnya bekerja.

Peserta program magang ASN 2016, akan dilepas secara resmi oleh gubernur Papua Barat, pada 26 Februari mendatang. “Mereka akan mengikuti proses magang selama tiga bulan, jadi mereka hanya pinda tugas disana” ujar Lukas menjelaskan.|RIZALDY|EDITOR : BUSTAM