Lima bupati dan wakil bupati hasil pilkada 9 Desember 2015 dilantik oleh Gubernur Papua Barat, Abraham O.Atururi, kemarin, di gedung PKK Perkantoran Gubernur Papua Barat di Arfai.|FOTO: CAHAYAPAPUA/ RIZALDY

Lima Bupati/Wabup di Papua Barat Dilantik

MANOKWARI,CAHAYAPAPUA.com-Gubernur Papua Barat, Abraham O. Atururi siang kemarin, melantik lima orang pasangan bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada serentak pada 9 Desember 2015 lalu.

Kelima pasangan bupati itu yakni, Bupati Kabupaten Manokwari, Demas Paulus Mandacan, S.Sos, M. Ec.Dev., Wakil Bupati, Drs. Edi Budoyo, Bupati Kabupaten Sorong Selatan, Markus Waran, ST, dan Wakil Bupati, Wempi Rengkung, SE, Kabupaten Pegunungan Arfak, Yosias Saroy, SH, MM, dan Wakil Bupati Marinus Mandacan, S.IP, Bupati Kabupaten Teluk Wondama, Drs. Bernadus AlKhatib Imburi, M.Si, dan wakil Bupati Dr. Drs. Paulus Yulianus Indubri, MM, Bupati Kabupaten Raja Ampat Abdul Faris Umlati, SE, dan wakil bupati Manuel Piter Urbinas, S.Pi, M.Si.

Gubernur dalam sambutannya mengatakan, seperti diketahui, pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2015 lalu, khusus Provinsi Papua Barat, diikuti oleh sembilan kabupaten.

Dari hasil pelaksanaan Pilkada itu, KPU kabupaten masing-masing telah menetapkan bupati dan wakil bupati terpilih, selanjutnya diusulkan oleh gubernur kepada Menteri Dalam Negeri untuk disahkan dan diangkat melalui keputusan Mendagri.

Terkait dengan keputusan itu, gubernur merincikan keputusan Mendagri tentang pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati masing-masing kabupaten.

Pertama, Keputusan Mendagri No. 131.92-461 Tahun 2016, tanggal 11 februari 2016 Tentang pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak.

Kedua, Keputusan Mendagri No. 131.92-509 tahun 2016 dan keputusan Mendagri No. 131.92-510 tahun 2016 tanggal 11 Februari 2016 tentang pengangkatan bupati dan wakil bupati Manokwari.

Ketiga, Keputusan Mendagri No. 131.92-512 tahun 2016 dan Keputusan Mendagri No. 131.92-513 tahun 2016, tanggal 11 Februari 2016 tentang Pengangkatan bupati dan wakil bupati kabupaten Manokwari Selatan.

Keempat, Keputusan Mendagri No. 131.92-727 Tahun 2016 dan Keputusan Mendagri No. 131.92-728 Tahun 2016, tanggal 12 Februari 2016 tentang pengangkatan bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat.

Kelima, Keputusan Mendagri No. 131.92-788 tahun 2016 dan Keputusan Mendagri No. 131.92-789 tahun 2016 tanggal, 15 Februari 2016 tentang Pengangkatan pengangkatan bupati dan wakil bupati Teluk Wondama.

Gubernur menyatakan, setelah dilantik menjadi bupati dan wakil bupati untuk lima tahun kedepan, merupakan kepercayaan besar masyarakat kepada para bupati yang baru dilantiknya itu.

“Itu tentunya menjadi modal yang sangat berharga dalam menjalankan agenda pembagunan, demi terwujudnya kesejahteraan dan kemakmuran rakyat di daerah masing-masing,” ujar Bram kepada kelima pasangan Bupati/wakil bupati dan seluruh tamu undangan yang hadir pada saat itu.

Ia menyatakan, setelah dilantik, bupati dan wakil bupati telah menjadi milik semua lapisan masyarakat, sehingga para bupati dan wakil bupati hendaknya menghilangkan perbedaan, pertentangan dan permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan pesta demokrasi.

Pada sambutan itu, gubernur mengingatkan para bupati agar dapat berjalan bersama seiring untuk mewujudkan janji kampanye pasangan calon pada saat itu.

“Kini saatnya kita melangkah bersama untuk melanjutkan ujian sejarah berikutnya yang maha berat, mewujudkan janji-janji saat kampanye politik untuk mensejahterakan rakyat,” imbuh gubernur.

Gubernur meminta kepada para bupati, agar bekerja semaksimal mungkin untuk mewujudkan cita-cita dan harapan masyarakat, dengan memastikan semua masyarakat dari kota hingga pelosok pedalaman, dapat merasakan kehadiran pelayanan pemerintahan dalam kehidupan sehari-hari.

“Memastikan semua masyarakat mendapat air bersih, listrik, menikmati layanan transportasi yang terjangkau, serta mengakses layanan pendidikan dan kesehatan dengan kualitas yang baik,” imbuhnya.

Gubernur juga meminta agar kelima bupati dan wakil bupati hendaknya memberikan dukungan dengan memaksimalkan langkah-langkah inisiasi budaya taat hukum dilingkungan kerja, berkaitan dengan upaya pemberantasan korupsi.

Gubernur menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Yusak Wabia, S.Sos, M.Si, sebagai Mantan Penjabat Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, DR. Bastian Salabai dan DR. Roberth K.R Hammar, sebagai mantan bupati dan wakil bupati manokwari periode 2011-2016, Lasarus Indou, SP. MM, sebagai mantan penjabat bupati kabupaten Manokwari Selatan dan Elisa Sroyer, S.Sos, sebagai mantan penjabat bupati kabupaten raja ampat serta Jakonias Sawaki, SH. MM sebagai mantan penjabat bupati kabupaten Teluk Wondama.

Ia juga menyatakan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada penyelenggara pemilu, yang telah berpatisipasi memastikan pilkada serentak yang pertama kali berlangsung di Papua Barat ini, aman, damai dan demokratis. | RIZALDY|EDITOR : BUSTAM