Kapolres-Manokwari-AKBP-Johnny-Edizon-Isir-S.IK

Berantas Kekerasan Anak Perlu Keterlibatan Orang Tua

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com-Kepala Kepolisian Resor Manokwari, Papua Barat, AKBP Johnny Edizon Isir mengatakan, kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di wilayah kerjanya cukup berfariatif. Dibutuhkan peran orang tua untuk memahami perkembangan anak masing-masing.

Kapolres mengungkap, laporan kasus kekerasan terhadap anak di Polres Manokwari tidak cukup banyak. Dalam sebulan, belum tentu ada kasus yang dilaporkan.

Meskipun demikian, menurut dia, jumlah laporan yang diterima kepolisian, tidak mencerminkan realitas kekerasan anak yang terjadi lingkungan masyarakat.

“Kekerasan terhadap anak adalah suatu tidak pidana yang serius, dan komitmen kita, untuk menuntaskan laporan yang masuk, baik melalui proses hukum maupun pendekatan kekeluargaan. Semua demi kebaikan anak sebagai korban,” kata dia.

Dia menjelaskan, secara umum, kekerasan yang menimpa anak terdapat dua bentuk yakni, kekerasan fisik dan psikis.  Laporan kekerasan yang masuk di institusinya, rata-rata berupa kasus pencabulan yang dialami oleh anak dibawah umur.

Dia juga mengatakan, kasus yang selama ini ditangani, ada beberapa kategori. Bahkan dalam beberapa kasus, ada anak yang dibawah umur terlibat sebagai pelaku.

“Ada anak-anak dibawah umur yang menjalin hubungan pacaran. Karena orang tuanya tidak setuju, mereka kabur, lalu orang tuanya membuat laporan,”kata dia.

Dia menyebutkan, untuk memberantas kekerasan anak, diperlukan keterlibatan orang tua. Hal yang harus dipahami orang tua dan orang dewasa adalah menjaga tumbuh kembang anak, sejak lahir hingga tumbuh dewasa.

“Anak butuh dukungan yang baik untuk menemukan jatidirinya. Orang tua harus bisa bersikap bijak, dan bisa menanamkan nilai-nilai agama, norma sosial, dan norma adat secara kokok terhadap anak,” ujarnya.

Dia berpendapat, pendidikan formal di sekolah maupun pendekatan hukum yang dilakukan kepolisian, belum bisa menjadi jaminan untuk menuntaskan kekerasan anak di daerah ini. Peran keluarga, menjadi peran kunci untuk membentuk pribadi anak.|EDY MUSAHIDIN | EDITOR : TOYIBAN