Aparat kepolisian Polda Papua Barat mengikuti sosialasi bintara pembina dan keamanan, ketertiban masyarakat (Babinkamtibmas) di Polda Papua Barat, Rabu (17/2). Polda membentuk Babinkamtibmas di 989 kampung di Papua Barat. (Berita di Berita dihalaman 3) |FOTO: CAHAYAPAPUA/ ADLU RAHARUSUN

Polda Bentuk Babinkamtibmas di Tiap Kampung

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com-Untuk meminimalisir adanya konflik di kampung, kepolisian melakukan berbagai langkah strategis. Salah satunya menempatkan anggotanya di setiap kampung yang tersebar di kabupaten/k ota di Papua Barat.

Kasubdit Polmas Polda Papua Barat, Komisaris Polisi Langgia kepada Cahaya Papua Rabu (17/2/2016) mengatakan, diakui dengan minimnya jumlah personil di Papua Barat, anggota Babinkamtibmas belum bisa terisi seluruhnya di tiap kampung, meskipun sesuai intruksi Kapolri, minimal satu desa/kampung harus di tempatkan satu anggota Babinkamtibmas.

Kekurangan anggota, kata Langgai, akan disiasati dengan membentuk Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) di tiap -tiap kabupaten, di dalamnya akan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat serta pemuda yang nantinya sama- sama berperan dalam mencegah adanya tingkat kriminal ringan (tipiring) di setiap daerah. “Mereka FKPM ini bekerja sama dengan Babinkamtibmas,” ujarnya.

Lebih lanjut Langgai mengatakan, di Papua Barat secara keseluruhan untuk pembentukan FKPM sudah mencapai sekitar 70 persen, jadi FKPM ini dibentuk oleh satuan Bimas di masing masing polres. Mengenai peran pembantu di masyarakat, FKPM ini berfungsi mengkordinir setiap informasi yang timbul di kampung, RT, RW baik itu kehadiran penduduk baru hingga pada tingkat perselisihan antar warga. “Nanti di selesaikan secara kekeluargaan, tetapi kalau tidak bisa ya nanti bawah ke rana hukum melalui Polsek dan Polres setempat,” katanya.

Di Kabupaten Manokwari terdapat 421 kampung, Babinkamtibmas 220  di Sorong Kota 122 kampung serta 72 Babinkamtibmas , Raja Ampat 117 kampung dan 54 Babinkamtibmas, Fakfak 118 kampung 104 Babinkamtibmas dan Sorsel 119 kampung, 194 Babinkamtibmas serta Kaimana 80 kampung 72 Babinkamtibmas,  sedangkan di Kabupaten Teluk Bintuni 115 kampung 99 Babinkamtibmas, Teluk Wondama 75 kampung 80 Babinkamtibmas, sehingga seluruhnya sekitar 989 anggota.

Sementara kata Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP. Johan H. Sitorus, dalam rangka tugas pokok kepolisian pihaknya terus berupaya menciptakan rasa aman dari kota hingga ke pelosok kampung. Dikatakan tugas Polda Papua Barat hanya sebatas pembinaan dan pengawasan.

Pembentukan Babinkamtibmas polisi serta FKPM ini agar mencegah masalah- masalah di kampung yang dianggap bisa diselesaikan secara kekeluargaan, atau secara adat.

“Kalau memang bisa diselesaikan secara kekeluargaan atau dengan pendekatan lain kenapa harus diselesaikan secara hukum, hal itu kan sering merugikan kedua belah pihak antara yang berperkara,” ujarnya.|ADLU RAHARUSUN|EDITOR : BUSTAM