Bupati Kabupaten Manokwari Demas Paulus Mandacan bersama istri dan Wakil Bupati Manokwari Edi Budoyo bersama istri usai serah terima jabatan bupati Manokwari dari Plt FM Lalenoh kemarin.

Duet PADI Janji Serius Urus Anggaran Publik

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Pemerintah Kabupaten Manokwari dibawah duet Demas Paulus Mandacan dan Edy Budoyo (PADI) mulai menampakkan keseriusan untuk memperbaiki kinerja keuangan Pemda Manokwari.

Seperti motto yang mereka usung dalam Pilkada 2015 lalu, “Bekerja dengan Hati Mewujudkan Kasih dan Pengharapan Menuju Manokwari Bisa”, duet ini menyatakan akan menindak pimpinan satuan kerja perangkat daerah yang kecolongan mengelola anggaran publik.

Pesan ini disampaikan Demas dalam serah terima jabatan bupati Manokwari dari FM Lalenoh kepada dirinya di kantor bupati Manokwari Sowi Gunung, Kamis (18/2).

Demas menegaskan akan meminta pertanggungjawaban para pimpinan SKPD jika Manokwari mendapat penilaian disclaimer dalam pengelolaan keuangan publik tahun ini. Pernyataan Demas merujuk pada predikat disclaimer dari Badan Pemeriksa Keuangan terhadap pengelolaan keuangan Manokwari dalam tiga tahun terakhir.

“Saya sudah komitmen bahwa Pemerintah Kabupaten Manokwari jangan sekali-kali mendapat penilaian disclaimer dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK),” tegas mantan Sekretaris Himpunan Mahasiswa Acemo Manokwari di Yogyakarta ini.

Berkaitan dengan itu Demas mengimbau pimpinan SKPD termasuk sekretaris daerah (sekda) sebagai ketua pengguna anggaran, agar mengelola keuangan pemerintah sesuai aturan yang berlandaskan efisiensi.

Selain itu Demas berjanji akan meningatkan kualitas pembangunan daerah, mendorong kedisiplinan Pegawai Negeri Sipil. Kedisiplinan PNS sambung Demas perlu ditingkatkan karena berkaitan langsung dengan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

“Saya ingatkan jangan ada pegawai yang datang mabuk dan buat keributan. Kita ini pemerintah yang mempunyai tugas memberikan pelayanan yang terbaik bagi rakyat,” pesan Demas menegaskan. |ADITH SETYAWAN