Bupati Kabupaten Sorong, Stepanus Malak

Bupati Sorong : Kapan PBD Lahir, Mana Undang-undangnya ?

SORONG, Cahayapapua.com- Maraknya perbincangan soal Provinsi Papua Barat Daya (PBD) baik dimasyarakat maupun sejumlah kalangan elit politik, membuat Bupati Kabupaten Sorong, Stepanus Malak mempertanyakan payung hukum (undang-undang) tentang provinsi baru itu.

Karena sebelumnya telah mencuat isu yang berkembang bahwa dirinya (Stepanus Malak) tengah dipersiapkan untuk menjadi karateker Gubernur Provinsi Papua Barat Daya usai Pilkada 2017.

“Saya ga tau soal itu, pertanyaannya kapan lahir Provinsinya (PBD), mana undang-undangnya,” tegas Stepanus Malak.

Perbincangan isu karateker PBD muncul, saat Gubernur Provinsi Papua Barat, Bram Octovianus Atururi belum lama ini mengaku bahwa, dalam pencalonan Pilgub 2017 mendatang, ada sembilan nama yang masuk bursa pencalonan melalui Partai Gerindra, dari sembilan orang tersebut Stepanus Malak tidak masuk, malahan dipersiapkan untuk menjadi karateker Gubernur Provinsi PBD.

Kata Malak, dirinya hanya sebagi orang biasa yang tak tahu menahu soal itu (karateker PBD). “Saya orang kecil, orang atas atur sesuai dengan kewenangan mereka, kalau kita inikan orang bawah, tidak tau apa-apa,” ujar Malak.

Hal senada-pun dipertanyakan oleh salah satu tokoh pemuda Kota Sorong, Bewar. Menurutnya Provinsi Papua Barat Daya ibarat pasangan suami istri yang merencanakan untuk mempunyai anak baru, rencana tersebut tentunya melalui proses yang tidak gampang, baik secara biologis, maupun fisik seorang ibu, terkadang terjadi keguguran atau hal lainnya yang menjadi janin tersebut gagal untuk dilahirkan. Jika prosesnya baik tanpa ada kendala maka anak itu lahir.

Begitu-pun dengan keberadaan Provinsi Papua Barat Daya. Notabene, hingga saat ini masih dalam konsumsi para eliit politik yang ingin mencari nama baik dihadapan masyarakat.

“Barang ini (PBD) belum ada masih dialam ghaib, jadi jangan bicara PBD karena itu semua masih dalam tahapan-tahapan yang panjang,” ujar Bewar.

Oleh karena itu Bewar mengharapkan kepada pemerintah maupun elit politik yang berkaitan didalamnya, untuk memberikan pembelajaran politik kepada masyarakat dengan baik, sehingga kesadaran masyarakat dalam berpolitik kedepan makin baik. |NASIR|EDITOR : BUSTAM

 

Tinggalkan Balasan