Anggota DPR Provinsi Papua Barat asal Daerah Pemilihan (Dapil) II, M. Sanusi Rahaningmas melakukan tatap muka dengan warga kompleks HBM RT Sriti I dan II, Kelurahan Remu Utara, Kota Sorong, kemarin sore.

Reses Kota Sorong, Sanusi Ceritakan Soal Kekosongan Ketua DPRPB

SORONG CAHAYAPAPUA.com-Anggota DPR Provinsi Papua Barat asal Daerah Pemilihan (Dapil) II, M. Sanusi Rahaningmas, Selasa (23/2/2016) sore menggelar masa reses I tahun 2016, di Kompleks HBM RT Sriti I dan II, Kelurahan Remu Utara, Kota Sorong.

Dalam Reses yang dihadiri puluhan masyarakat HBM baik wanita maupun pria, Sanusi mengku jika reses yang dilakukannya itu merupakan amanah undang-undang untuk mendengar aspirasi dari daerah pemilihan masing-masing.

Tak hanya Sanusi, anggota DPR PB lainnya juga melakukan hal serupa. Disela-sela perbincangan dengan warga lelaki berdarah Maluku ini juga menyinggung soal penyebab kefakuman DPR PB pada beberapa waktu lalu, dimana ketua DPR PB yang sebelumnya kosong kini telah diposisikan oleh seorang anggota DPR PB asal partai Demokrat, yaitu Pieter Kontjol.

“Perlu diketahui juga bahwa kefakuman DPR PB karena telah terjadi kekosongan pimpinan DPR, dimana sebelumnya telah dilantik Matheos Selano, namun karena ada hal-hal lain, sehingga dilantik lagi Pak Pieter Kontjol,” katanya.

Sedangkan tujuan reses sendiri, kata Sanusi tidak lain untuk mendengar aspirasi warga serta mendapatkan masukan kritikan dari warga tentang keluh kesah selama ini.

Dengan begitu maka masukan tersebut akan menjadi program acuan yang dibahas dalam pembahasan anggaran nantinya.

“Tujuan reses ini bahwa kita akan menyampaikan hasil reses dalam paripurna, kemudian dari hasil paripurna akan dimasukkan dalam Murembang Provinsi dan masukan bagi pemerintah dalam menyusun program kedepan,” kata Sanusi.

Sementara itu, Budiman, salah satu peserta yang ikut hadir dalam reses tersebut mengatakan bahwa DPR sebaiknya lebih sering mendengarkan aspirasi rakyat, tanpa hanya melalui reses, karena reses menurut Budiman jarang dilakukan.

“Kalau bisa aspirasi rakyat, jangan hanya melalui reses, karena reses begini jarang sekali, tapi kalau bukan reses itu bisa tiap saat saja,” terang Budiman. |NASIR|EDITOR : BUSTAM

 

Tinggalkan Balasan