Adi Gamawan

Audit Dana Otsus, BPKP Mulai Persiapkan Sejumlah Langkah

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com-Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Papua Barat, Adi Gemawan mengatakan telah menyiapkan sejumlah langkah terkait rencana audit dana Otonomi khusus.

“Kami sudah diminta melakukan persiapan-persiapan, menyiapkan dan mempelajari pedoman-pedoman, berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten dalam rangka audit pengelolaan dana Otsus,” kata Adi Gemawan, Rabu (24/2/2016).

Menurutnya, audit pengelolaan dana Otsus akan dilakukan bersama dengan Inspektorat. Tidak dilakukan sendiri oleh BPKP. Pada tahap persiapan ini, BPKP telah menyurati beberapa pemerintah daerah kabupaten termasuk Inspektorat.

“Terkait tenaganya sehingga, kalau sudah ada launching dari pusat untuk dimulai, kita akan mulai,” ungkapnya.

Adi mengungkapkan, audit pengelolaan dana Otsus akan dilakukan terhadap sejumlah daerah. Belum mencakup 13 pemerintahan daerah se-Provinsi Papua Barat.

“Seperti apa hasilnya akan kami laporkan ke pusat. Apakah akan diperluas atau tidak tergantung petunjuk pusat,” ujar Adi lagi.

Dikatakan, audit pengelolaan dana Otsus ditekankan pada penggunaan dananya. Apakah sudah sesuai perintah Undang-Undang Otsus atau tidak. Seperti, dibidang kesehatan, pendidikan juga dibidang lainnya.

“Di lapangan yang sifatnya fisik akan kita lihat. Yang sifatnya pemberdayaan masyarakat juga dilihat. Betul-betul kita ingin tahu di lapangan seperti apa. Itu yang akan kita potret,” ungkapnya.

Proses audit ini tidak akan mempengaruhi realisasi dana Otsus tahun ini. Sesuai dengan perintahnya, dana yang sudah digunakan yang akan diaudit.

Adi menambahkan, tahun 2014 lalu, BPKP melakukan audit dalam rangka pendalaman terhadap temuan BPK-RI atas indikasi-indikasi pengelolaan dana Otsus tahun 2011-2012.

“Atas permasalahan itu, BPK-RI telah menyerahkan ke Pemda untuk diproses lanjut. BPKP juga bekerja sama dengan Inspektorat untuk melakukan pendalaman. Ini sudah dilakukan hingga ke lapangan,” imbuhnya. |RASYID FATAHUDDIN|EDITOR : BUSTAM

Tinggalkan Balasan