Kendaraan yang terjaring razia Satuan Lalu Lintas Polres Manokwari.

Razia Tertib Lalu Lintas, Puluhan Kendaraan Roda Dua Terjaring

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com— Puluhan kendaraan roda dua terjaring razia yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Manokwari, Kamis (25/2/2016) di depan SMP Negeri 3 Manokwari. Puluhan kendaraan ini diamankan karena pengemudi tak memiliki kelengkapan kendaraan.

“Pelanggaran rata-rata karena tidak memakai helm, memakai knalpot racing, tidak memiliki SIM (Surat Izin Mengemudi), dan ada juga yang tidak bisa menunjukan surat-surat kendaraan seperti STNK,” kata Kepala Sat Lantas Polres Manokwari, AKP Backri Rudiansyah ketika ditemui, kemarin siang.

Dikatakan Backri, razia itu digelar menindaklanjuti perintah Kapolda Papua Barat yang bertujuan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Papua Barat. Pasalnya selama tahun 2015, angka kecelakan di Manokwari cukup tinggi.

Razia ini, kata Backri, akan digelar hingga Maret mendatang, dengan target pelanggaran-pelanggaran yang dapat memicu meningkatnya jumlah kecelakaan.

Setiap polres lanjut dia, diberi target minimal menindak 100 pelanggar lalu lintas dalam sehari.

Untuk operasi tadi pagi kami laksanakan di Pos Makalo jalan Merdeka Manokwari, dan kami menindak sekitar 30 pelanggar. Ditambah razia siang ini, total sekitar 60 pelanggar, razia lalu lintas pun akan dilaksanakan sore dan malam hari. Hal itu dilakukan untuk memenuhi target yang diberikan Polda Papua Barat.

Backri memastikan, seluruh pelanggar pada razia itu dikenakan proses tilang. Seluruhnya akan menjalani sidang di kantor Pengadilan Negeri Manokwari setiap Jumat.

Perlu diketahui denda untuk pelanggar yang tidak menggunakan helm Rp.250 ribu, tidak memiliki SIM Rp.1 juta, dan pemakaian knalpot racing Rp.250 ribu.

Pelanggar lalu lintas di Manokwari masih relatif tinggi. Baik dari sisi kelengkapan kendaraan, seperti pemakaian helm, surat-surat kendaraan hingga kepemilikan SIM serta pemakaian knalpot racing.

Sejak 1 Januari 2016 hingga saat ini, tercatat sudah sebanyak 320 lembar lebih surat tilang yang dikeluarkan Satlantas Polres Manokwari. Pada Januari lalu, surat tilang yang dikeluarkan sekitar 120 lembar, untuk Februari hingga Kamis (25/2/2016) sudah lebih dari 200 lembar.

“Manokwari ibukota provinsi, daerah ini harus bisa jadi teladan bagi daerah lain dalam hal ketertiban berlalu lintas,” ujarnya. |ADLU RAHARUSUN|EDITOR : BUSTAM

Tinggalkan Balasan