Ketua tim pendaftaran dan penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Papua Barat DPD PDI Perjuangan Laurentius Ren Ell (kiri depan), menerima berkas pendaftaran Irene Manibuy dan Abdullah Manaray (kanan pertama dan kedua) di sekretariat DPD PDI Papua Barat, Rabu (24/2). Sebelumnya Dominggus Mandacan – Wahidin Puarada juga telah mendaftarkan diri ke PDIP.

PDI-P Tutup Pendaftaran, Sejumlah Bakal Calon Belum Miliki Pendamping

MANOKWARI, Cahayapapua.com– DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Provinsi Papua Barat resmi menutup pendaftaran penerimaan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Papua Barata periode 2017-2022, Sabtu (27/2/2016), pukul 23.00 WIT.

Pendaftaran ini telah dibuka sejak dibuka 17 Februari lalu. Sebanyak 14 formulir telah diambil oleh bakal calon baik yang berpasangan maupun bakal calon gubernur. Hanya, sembilan berkas yang dikembalikan.

“Pendaftar dari eksternal sebanyak delapan orang. Dan internal, satu orang yaitu, ibu ketua DPD (Yohana Watofa),” kata ketua panitia pendaftaran dan penerimaan sapangan bakal calon gubernur-wakil gubernur, Laurentius Ren ell.

Berikut nama-nama yang telah mengembalikan formulir antara lain, Dominggus Mandacan yang saat itu mendaftarkan pasanganya, Wahidin Puarada, Irene Manibuy-Abdullah Manaray, dan Alberth Torey-Muhammad Musa’ad.

Selanjutnya, Jhonatan Rumainum yang dikabarkan berpasangan dengan Baesara Wael. Dan, Markus Wanma, Stevanus Malak, Hermus Indou, M. R.Kambu serta Yohana Watofa, masing-masing belum daftarkan pasangnya.

“Tugas panitia sudah berakhir. Kami sudah rapatkan dan laporkan hasil pendaftaran kepada DPD,” ujar Ren ell.

Ketua DPD, Yohana Watofa mengakui ada tawaran soal posisi calon wakil gubernur. Meski demikian, tawaran itu masih perlu dipertimbangankan dengan melihat kondisi dan situasi politik di daerah.

“Dokumen hasil pendaftaran yang sudah ada akan disampaikan kepada DPP partai secara on line. Sambil menunggu beberapa bakal kandidat yang belum memiliki wakilnya. Apakah, waktu pendaftaran masih akan diperpanjang lagi,” ujar Watofa.

Terpisah, Ketua Tim Seleksi dan Penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Welem A.Ramar mengatakan hingga kini, baru dua pasangan bakal calon yang dan tiga bakal calon gubernur yang telah mengembalikan formulir pendaftaran.

“Satu pasangan yakni, Irene Maninuy-Abdullah Manaray sudah tidak bermasalah dengan berkas persyaratan. Sementara, empat lainnya sudah kami kembalikan untuk dilengkapi lagi. Kami beri batas waktu sampai tanggal 9 Maret mendatang,” katanya.

Ramar menambahkan, para bakal calon dan pasangan bakal yang masih kekurangan persyaratan adalah, Hermus Indou, Jhonatan Rumainum, Stefanus Malak dan Dominggus Mandacan yang saat mendaftar berpasangan dengan Wahidin Puarada.

|RASYID FATAHUDDIN|EDITOR : BUSTAM

Tinggalkan Balasan