Pengurus PT. Arminareka Perdana Grop Nes Cendrawasi Manokwari.|Foto : Adlu Raharusun|Cahaya Papua.

Ratusan Umat Muslim Ikut “Manasik Hati”

MANOKWARI, Cahayapapua.com Sekitar 300 umat Muslim yang tersebar di Kota Manokwari hingga dataran Prafi, Minggu (28/2/2016) mengikuti ‘Manasik Hati’ atau membawa perasaan orang yang rindu ke Tanah Suci – Mekkah untuk menjalankan ibadah Umroh atau Haji.

Kegiatan Manasik Hati ini dilakukan oleh PT. Arminareka Perdana Grop Nes Cendrawasi Manokwari. Ini juga dilakukan serentak di seluruh Indonesia, dengan tujuan agar memudahkan orang yang hendak menjalankan ibadah umroh dan haji dengan berbagai tawaran.

Narasumber Manasik Hati Ust. drg Eka Poedja yang ditemui di Swiss Belhotel usia kegiatan mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini untuk mengajak seluruh masyarakat agar membuat program berupa tabungan, arisan serta kegiatan.

Sasaranya agar masyarakat lebih cerdas memilih biro perjalanan haji. “Sekarang kan banyak sekali kasus penipuan, ada yang gagal berangkat serta ada yang di iming- iming harga perjalanan murah, namun setelah masuk akhirnya tertipu. Hal ini merupakan tugas kita untuk memberi pemahaman kepada masyarakat,” katanya.

Dalam pemaparan, Eka menjelaskan terkait biaya yang digunakan dalam perjalanan umroh atau haji. Untuk menjalankan umroh dan haji biaya normalnya sekitar Rp.30 juta.

“Sementara ketika saya tanyakan kepada peserta mereka menyebut di Manokwari ada yang menawarkan sekitar Rp 17- 20 juta. Tapi setelah kita hitung-hitung ternyata untuk tiket ke Tanah Suci saja sudah hampir Rp 17 juta. Hal ini membuat masyarakat sadar bahwa biaya murah yang ditawarkan belum tentu aman, sebab ini mengenai akomodasi para calon jemaah haji dan umroh,” kata Eka.

Eka juga menjelaskan bahwa dari kementrian Agama untuk perjalanan Umroh dan Haji dengan biaya di bawah Rp 20 juta itu sudah masuk dalam money game.

Eka mengajak peserta agar membuat program tabungan. Baik itu peserta yang memiliki penghasilan tetap maupun tidak tetap.

Biro tersebut memiliki emberkasi umroh terbanyak di Indonesia. Bisa melalui emberkasi Makassar, Surabaya tanpa transit langsung ke Jeddah, Arab Saudi, dengan proses para peserta mendaftar di perwakilan daerah.

Untuk di Papua Barat selain di Manokwari, juga terdapat perwakilan di Sorong, Teminabuan. Tahun ini direncanakan akan ditempatkan perwakilan di setiap distrik. |ADLU RAHARUSUN|EDITOR : BUSTAM

Tinggalkan Balasan