Panen Kedelai

Tahun Ini APBN Biayai Perluasan Lahan Kedelai dan Ubi Jalar 3500 Hektar

MANOKWARI, Cahayapapua.comPemerintah berencana memperluas lahan kedelai 2900 hektar  kelanjutan program swasemada kedelai dan ubi jalar atau betatas seluas 600 hektar, yang seluruhnya mencapai 3500 hektar pada hampir seluruh kabupaten/kota di Papua Barat pada tahun ini.

Rencana tersebut merupakan bagian dari program Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Papua Barat yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tahun 2016.

Kepala Seksi Aneka Kacang dan Umbi-umbian, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Papua Barat Lodwik Anari, mengatakan, perluasan lahan kedelai dibiayai melalui dua program, Perluasan Areal Tanam Peningkatan Indeks Pertanaman (PATPIP) dan Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GPPTT).

Program PATPIP hanya dijalankan di kabupaten Manokwari, Maybrat dan Raja Ampat, masing-masing 500 hektar, sementara GPPTT untuk kabupaten Manokwari dan Maybrat masing-masing 300 hektar, Fakfak 200 hektar, Sorong 150 hektar, Wondama, Sorong Selatan, Tambrauw, Kaimana, dan Manokwari Selatan masing-masing 100 hektar.

Program ini sudah dimulai sejak tahun 2015 dan akan berlangsung hingga tahun 2017 untuk mencapai swasemebada kedelai,” terang Anari, Selasa (1/3/2016). “Untuk Kabupaten Pegunungan Arfak, Kota Sorong, Raja Ampat dan Teluk Bintuni tahun ini tidak mendapat bantuan ini (GPPTT),” tambah dia.

Anari mengatakan untuk menjalankan program GPPTT, pihaknya telah bersurat ke kabupaten untuk mempersiapkan keperluan perluasan lahan termasuk calon petani.

Selain perluasan lahan ubi jalar, Anari melanjutkan, tahun ini pihaknya juga mendapat bantuan APBN untuk perluasan lahan ubi jalar mencapai 600 hektar. Perluasan dilakukan di Kabupaten Manokwari 200 hektar, Maybrat 100 hektar, Mansel 100 hektar, Sorong 50 hektar, Kaimana 50 hektar, Raja Ampat 50 hektar, Teluk Bintuni 25 hektar dan Teluk Wondama 25 hektar.

“Program ini belum kami jalankan, karena masih menunggu terpilihnya pemimpin kami yang baru. Saya berharap orang yang terpilih menjadi pemimpin dari dalam dinas ini sendiri karena saat ini yang ikut dalam lelang jabatan pejabat Eselon II ada tiga orang dari instansi kami,” ujarnya. |ARIF TRIYANTO

 

Tinggalkan Balasan