Ketua PMII Cab Sorong.

Ketua PMII Sorong Bantah Dukung Desakan Musda KNPI PB

SORONG, Cahayapapua.com Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sorong, Muhammad Isryah Macap, bantah jika dirinya melakukan penandatanganan surat tuntutan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Barat.

Sebab menurut Irsyah, Musda KNPI Provinsi adalah ranah Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Provinsi.

“Saya mau katakan bahwa itu bukan saya yang tanda tangan dan saya menolak keras surat tuntutan yang dilakukan teman-teman cipayung di Kota Sorong, terutama kader PMII,” tegas Irsyah, kepada Cahaya Papua di lantai I Mega Mall, Kota Sorong, Selasa (1/3/2016).

Untuk hal itu tersebut (penandatanganan), Irsyah mengaku bahwa kader PMII yang melakukan penandatanganan surat itu akan dibahas pada rapat internal PMII Cabang Sorong. Bahkan tak segan-segan Irsyah akan membawah persoalan ini ke ranah hukum.

“Kader PMII yang menandatangani surat tersebut akan kami tindak tegas sesuai dengan aturan main organisasi,” kata Irsyah.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Kaderisasi PMII Cabang Sorong, Malik. Menurutnya (Malik) tindakan meniru tandatangan seorang ketua ataupun pimpinan suatu organisasi adalah pelecehan serta perbuatan yang dilarang keras. “Sebanarnya itu tidak boleh, karena melanggar aturan organisasi,” ujar Malik.

Perlu diketahui bahwa, berdasarkan surat yang dilayangkan oleh sejumlah organisai yang tergabung dalam wadah cipayung, di antaranya Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dan Pergerakan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), nomor 01/CIPAYUNG/SRG-RYA/II/2016, menuntut agar DPD KNPI Provinsi Papua Barat dan beberapa DPD KNPI se-Sorong Raya, agar melakukan Musda di wilayah masing-masing.

Penggunaan anggaran dari pemerintah kepada pemuda harus digunakan secara transparan dan dapat menyentuh OKP/OKPI yang ada, terutama yang bersifat pengkaderan. Secara khusus DPD KNPI Kota Sorong tidak begitu efektif dalam melakukan pembinaan terhadap OKP/OKPI yang ada dan hanya mementingkan kelompok-kelompok tertentu. |NASIR|EDITOR : BUSTAM

Tinggalkan Balasan