Tim Dominggus Mandacan – Wahidin Puarada mendaftarkan pasangannya ke Partai Gerindra, Rabu (2/3). Selain Dominggus – Wahidin, pasangan Irene Manibuy – Abdullah Manaray kemarin juga mendaftar ke Gerindra.

Daftar ke Gerindra, Tim Tegaskan Duet Dominggus – Wahidin

MANOKWARI, Cahayapapua.com Pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur, Dominggus Mandacan-Wahidin Puarada (DOWA) terus memantapkan langkah menuju Pilkada Papua Barat, demikian pasangan Irene Manibuy – Abdullah Manaray (IMAN).

Dua pasangan ini kemarin mendaftarkan diri ke partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Papua Barat yang beralamat di Jalan Pertanian Wosi Dalam. DOWA mendaftarkan diri melalui perwakilan tim kerja sementara IMAN secara langsung mendatangi sekretariat Gerindra bersama pendukungnya. Kedatangan perwakilan DOWA dan pasangan IMAN hampir bersamaan. Mereka bahkan sempat bercengkrama di halaman sekretariat Gerindra cukup lama.

Perwakilan DOWA, Bob Tobias Retuadan mengatakan, pendaftaran DOWA ke Gerindra sekaligus menegaskan bahwa Dominggus dan Wahidin sudah final sebagai pasangan bakal calon yang akan bertarung di Pilgub.

“Pasangan DOWA positif tetap maju, tidak berubah,” kata Bob usai meyerahkan berkas ke panitia seleksi bakal calon Gerindra Papua Barat. “Saat ini Pak Dominggus sedang ada urusan di Jakarta dan pak Puarada belum bisa hadir sehingga saya mewakili beliau berdua.”

Bob mengatakan keseriusan DOWA menuju Pilgub juga dapat diukur dari pendaftaran pasangan ini ke Partai Hanura dan PDI Perjuangan beberapa waktu lalu.

Sementara itu, IMAN dihari yang sama juga mendaftarkan diri ke Gerindra didampingi pendukungnya. Mereka kemudian melanjutkan pendaftaran ke Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Papua Barat di Jalan Esau Sesa.

IMAN sempat berbicara dihadapan panitia ketika mendaftar bahwa mereka menaruh harapan besar agar PKB mengikutsertakan mereka dalam seluruh proses hingga tahapan verifikasi yang menjadi penentuan dukungan. Sejauh ini, IMAN telah mendatarkan diri ke empat partai politik PDI Perjuangan, Hanura, Gerindra dan PKB.

Kepada pers usai mendaftar Irene mengatakan IMAN akan mengupayakan komunikasi politik secara luas untuk mendapat dukungan partai politik. “Tetapi yang terpenting adalah mengikuti mekanisme karena tiap partai berbeda. Kami berdua siap mengikuti semuanya,” kata Irene.

Ketua DPW PKB, Abdullah Gazam sempat memuji bahwa pasangan IMAN adalah pasangan ideal, serta yang pertama mendaftarkan diri ke PKB.

Terlepas dari itu, ia mengatakan, PKB tetap menerapkan sejumlah alat ukur untuk menilai tiap pasangan calon yang mendaftar sebelum melabuhkan dukungan politik.

Alat ukur itu ialah survei internal, uji kelayakan dan kepatutan, termasuk calon harus benar-benar memahami situasi dan kondisi politik di Papua Barat, yang akan dipaparkan didepan tim penilai.

“PKB terbuka kepada setiap pasangan calon. IMAN adalah, pasangan ideal. Tapi kita tunggu saja keputusan DPP partai. Mekanisme dan aturan main sama dengan parpol lain,” tutup Gazam.

Pilgub Papua Barat merupakan bagian dari Pilkada serentak Indonesia tahap II yang akan digelar pada Februari 2017. Untuk bisa maju ke Pilgub, tiap pasangan harus diusung oleh partai politik pemilik kursi di parlemen, baik secara tunggal maupun berkoalisi. Selain itu pasangan calon juga bisa mengikuti Pilgub melalui jalur independen. |RASYID FATAHUDIN

Tinggalkan Balasan