Panitia seleksi bakal calon gubernur dan wakil gubernur Papua Barat partai Demokrat. Partai ini secara resmi membuka pendaftaran mulai hari ini selama 4 hari.

Buka Pendaftaran 4 Hari, Demokrat Pakai Dua Syarat Utama

MANOKWARI, Cahayapapua.com Partai Demokrat Papua Barat, Kamis (3/3/2016), akhirnya secara resmi membuka pendaftaran penerimaan pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur Papua Barat periode 2017-2022.

Tidak seperti partai lain yang membuka tahap pendaftaran lebih panjang, Demokrat membatasi waktu pendaftaran (mengambil dan mengembalikan formulir) hanya 4 hari, hingga 7 Maret pada jam kerja 09.00 – 16.00 WIT. Demokrat tidak memastikan apakah akan menambah waktu pendaftaran karena mengacu pada petunjuk DPP.

Selain itu, Demokrat menyatakan dua menerapkan syarat ‘utama’ untuk mendapatkan dukungan yakni bakal calon baik gubernur maupun wakil gubernur harus merupakan orang asli Papua. Pasangan juga harus merepresentikasikan kombinasi keberagaman yang menurut Bahasa Demokrat Kristen – Islam.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Demokrat Papua Barat Robert Melianus Nauw mengatakan, Demokrat tidak memungut bayaran dalam pendaftaran baik kepada kader partai maupun calon dari luar partai. Demokrat juga memberi kemudahan bagi bakal calon yang belum menyertakan pasangan tetap bisa mendaftar.

Robby –sapaan Robert— mengatakan Demokrat merupakan partai yang mengantongi 9 kursi di DPR Papua Barat, sama seperti Golkar sehingga tanpa koaliasi sudah memenuhi syarat 20 persen.

“(Selain itu) Kami melihat paling banyak 4 pasangan calon (dalam yang bakal lolos sebagai pasangan calon),” ujar Roby dalam keterangan pers di sekretariat Gerindra di Jalan Esau Sesa, Rabu (2/3/201).

Soal pasangan calon yang selain harus orang asli Papua dan Kristen – Islam, Roby mengatakan itu sudah merupakan ketetapan partai. “Pesan ketua umum, kalau boleh putra asli Papua, Kristen-Islam. Kami akan cari contoh itu,” katanya. “Kami akan bawa bakal calon dan DPP yang akan tentukan.”

Sekretaris Demokrat Papua Barat, Arifin menambahkan, Demokrat membuka tangan kepada semua pasangan bakal calon yang akan mendaftarkan diri. Ia mengatakan Demokrat merupakan partai yang tidak akan menyulitkan calon yang diusung karena telah memiliki 9 kursi. Meski begitu ia menegaskan Demokrat tidak akan mengambil keutungan materil dari pasangan yang akan diusung.

Arifin menambahkan, Demokrat tidak sekadar mengejar kemenangan dengan memunculkan pasangan seperti yang disebut Robby, tapi bagaimana partai mengapresiasi pluralitas yang ada di Papua Barat.

“Ini bukan menang semata. Tetapi melihat Papua Barat yang terdiri dari beragam suku, agama dan ras. Mayoritas dan minoritas saling mendengarkan,” tandas Arifin. |RASYID FATAHUDDIN

Tinggalkan Balasan