KMP Napan Wainami terdampar di Teluk Ayomi, Teluk Wondama, Papua Barat, setelah menabrak karang minggu dini hari, 6/3/2016).

KMP Napan Wainami Tabrak Karang, Terdampar di Wondama

WASIOR, Cahayapapua.com–  Kapal Motor Perintis Napan Wainami yang tengah berlayar dari Nabire menuju Wasior mengalami kecelakaan di Teluk Ayomi, dekat Kampung Yopanggar, Distrik Teluk Duairi, Teluk Wondama, Papua Barat, Minggu (6/3/2016) dini hari.

Kapal jenis ferry itu menabrak batu karang  kemudian terhempas ombak besar hingga akhirnya terdampar di pinggir pantai yang dipenuhi tebing batu. Seluruh penumpang yang terdiri atas 31 orang dewasa dan 8 anak serta anak buah kapal selamat.

Semuel Isak Mayor selaku Mualim I menuturkan, kapal dirasakan menabrak batu karang pada pukul 12.57 WIT. Ketika dicek keluar, posisi kapal sudah sangat dekat dengan tebing batu.

“Kita sudah coba keluar tapi tetap tidak bisa karena dihantam ombak. Kapal terus bergeser dan ketika jarak ke tebing tinggal 2 meter, Nakhoda memerintahkan untuk dilakukan evakuasi penumpang. Syukurlah penumpang semua aman-aman saja,” jelas Mayor di Kampung Yopanggar, Minggu petang.

Dia menduga kecelakaan itu terjadi karena kelalaian, karena posisi kapal sudah keluar jauh dari jalur biasanya. “Kemungkinan karena human error,”ujarnya.

Minggu siang,  tim gabungan yang terdiri atas Polairud Polres Wondama, KPLP dan Dinas Perhubungan bertolak menuju Yopanggar untuk membantu evakuasi kapal. Satu buah kapal tangker ikut dikerahkan ke lokasi untuk menjemput para penumpang.

Penumpang yang sebelumnya ditampung di Kampung Yopanggar kemudian dipindahkan ke kapal tangker untuk selanjutnya dibawa ke Wasior.

“Fokus kita saat ini adalah menyelamatkan para penumpang dulu. Jadi mengenai penyebab yang membuat kapal terdampar, kita belum tahu pasti. Sekarang penumpang sudah siap dipulangkan ke Wasior,” kata Wakapolres Teluk Wondama Kompol Vincen Emanuel yang ikut bersama tim evakuasi di Yopanggar.

Sementara itu KMP Napan Wainami hingga Minggu petang masih terdampar dan belum bisa ditarik keluar. Satu unit kapal tagboat sebenarnya sudah bersiap di lokasi untuk membantu menarik badan kapal. Namun, karena kapal mengalami kebocoran sehingga belum bisa dilakukan penarikan. “Ruang kemudi bocor jadi kita disuruh tetap bertahan di kapal dulu,” kata Mayor.

Hingga pukul 21.00 WIT saat berita ini dibuat, para penumpang yang diangkut menggunakan tagboat – kapal tangker mengalami gangguan teknis – masih dalam perjalanan menuju Pelabuhan Wasior. |ZACK TONU BALA

 

Tinggalkan Balasan