ILUSTRASI

KPU : Tidak Ada Perubahan DPT di TPS Moyeba

BINTUNI, Cahayapapua.com– Ketua KPU Teluk Bintuni, Ahmad Subuh Rafideso menegaskan bahwa tidak ada perubahan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemungutan suara ulang (PSU) di Moyeba, Moskona Utara.

Jumlah DPT di Moyeba tercatat sebanyak 528 pemilih. Namun pada pencoblosan Pilkada serentak 9 Desember 2015, jumlah pemilih di Moyeba tercatat sebanyak 534. Hal itu menurut ketua KPU karena adanya pemilih tambahan (DPT tb 2) sebanyak 6 orang, sehingga totalnya menjadi 534 pemilih. Sehingga KPU tetap akan mencetak undangan sesuai dengan jumlah DPT, yaitu 528 pemilih.“Soal DPT tidak ada perubahan, saya jamin 100% DPT Moyeba tidak akan ada perubahan,” tegasnya.

Jelas dia, pelaksanaan PSU di Moyeba tetap menggunakan sistem coblos dengan prinsip “one man one vote”, bukan sistem noken maupun sistem kesepakatan yang memungkinkan satu orang mencoblos lebih dari satu surat suara.

Terkait adanya desakan sebagian masyarakat yang melarang penjabat Bupati meninjau PSU di Moyeba, ketua berpendapat hal itu bertentangan dengan undang-undang. Karena berdasarkan undang-undang No. 15 tahun 2011 pasal 126 – 127, pemerintah daerah wajib mendukung dan mensukseskan pelaksanaan pemilu.“Jangankan Bupati, Gubernur bisa turun melihat proses itu,” nilainya.

Menurut Ahmad Subuh kehadiran pemda sesunguhnya hanya untuk memastikan agar proses PSU bisa berjalan dengan baik atau tidak. Kehadiran penjabata Bupati diyakininya tak akan mengintervensi penyelenggara dalam melaksanakan tugasnya.

“Sebenarnya tidak boleh ada rasa ketakutan, rasa cemas dari masyarakat terhadap kehadiran Pemda saat PSU di Moyeba. Jangankan Bupati, Presiden kalau mau datang juga tidak masalah, kenapa harus dilarang. Ini mestinya harus dipahami oleh kita semua. Pemda sama sekali tidak mengintervensi kerja KPU,” tandasnya. |ARI MURTI

One comment

  1. yeremiasassem

    yang penting jujur aja karna itu itu untuk kita-kita juga anak Bintni

Tinggalkan Balasan