Ilustrasi, Pilgub Papua Barat.

BEM Sorong Raya: Harga Mati Kandidat Cagub/Cawagub harus OAP

SORONG, Cahayapapua.comKoordinator Wilayah Badan Eksekutif Mahasiswa Sorong Raya (BEMNUS) Josep Titirlolobi, mengatakan sangat memberikan apresiasi kepada seluruh kandidat calon gubernur dan calon wakil gubernur yang ingin bertarung dalam memperebutkan bursa calon PB 1 yang mana akan di gelar pada 2017 mendatang.

Josep mengatakan masyarakat Papua Barat sekarang dimanjakan dengan bayaknya figur calon kandidat gubenur Papua Barat, meski begitu ia meminta para politisi harus memberikan pendidikan politik yang baik terhadap masyarakat Papua Barat dalam momentum Pilgub.

“Jangan pakai momen politik ini untuk melakukan menuver-menuver yang sesungguhnya tidak pro rakyat karena Papua Barat sampai pada saat ini masih di bawah Garis kemiskinan,” kata Josep kemarin.

Ia juga mengingatkan bahwa pekerjaan rumah bagi Papua Barat yang harus dibenahi, seperti pendidikan, kesehatan, perlu mendapat titik tekan para kandidat.

“Untuk tujuan itu kami harap kandidat yang maju harus punyai visi misi yang jelas. Rakyat sekarang ini tidak bisa lagi dibodohi. Saya minta kepada semua kandidat bersaing dengan cara sehat dan stop  menjual-jual pemekaran untuk mendapat simpati rakyat,” kata dia.

Josep menegaskan agar MRP, KPU, partai politik dan DPRD Papua Barat agar mengawal proses Pilgub dengan dengan meneliti berkas kandidat-kandidat yang maju secara baik, “Mengingat sudah menjadi harga mati calon gubenur dan calon wakil gubenur papua barat harus Orang Asli Papua (OAP). Ini sudah sesuai dengan perintah UU  Otsus 21/2001.”

Terlepas dari itu ia memberikan apresiasi kepada para kandidat yang menurut dia sudah memenuhi keterwakilan keberagaman masyarakat di Papua Barat. |NASIR

Tinggalkan Balasan