Kadis Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan

Hari Ini, Gubernur Canangkan PIN 2016

MANOKWARI, Cahayapapua.com Hari ini Pemerintah Provinsi Papua Barat bersama Pemerintah Kabupaten Manokwari mencanangkan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) bagi anak usia nol bulan sampai 56 bulan.

Pencanangan PIN akan dilakukan di kawasan pesisir pantai Anggrem, Kelurahan Padarni, Distrik Manokwari Barat. Diselenggarakan secara serentak seluruh Indonesia, Selasa (8/3/2016), pukul 09.00 WIT.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan menyatakan, pencanangan PIN tingkat provinsi tahun 2016 akan dicanangkan oleh Gubernur Papua Barat.

“Besok, jam 08.00 WIT pagi, pencanangan Pekan Imunisasi Nasional oleh bapak gubernur di Anggrem, bersamaan dengan Kabupaten Manokwari,” ucap Otto Parorongan di kantornya, Senin (7/3/2016).

Untuk memastikan PIN tahun 2016 ini tepat sasaran, maka pihaknya telah melakukan pertemuan koordinasi sektor kesehatan mulai dari tingkatan Puskesmas hingga Rumah Sakit Daerah dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

“Sekitar 150 puskesmas telah kita undang untuk mengikuti rapat koordinasi sektor kesehatan dalam rangka kesiapan pelaksanaan PIN 2016 Provinsi Papua Barat,” ungkap Otto Parorongan.

Soal penggalangan masyarakat yang memiliki anak bayi, nol sampai 56 bulan, Otto menyatakan, pihaknya melalui Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan puskesmas telah menyiapkan tenaga juring imunisasi yang melibatkan kader posyandu ditingkat kampung, RT/RW se Provinsi Papua Barat.

Ia juga menyatakan, untuk mensukseskan kegiatan PIN tahun ini, Dinas Kesehatan juga melibatkan kelompok organisasi strategis seperti Pramuka, PKK, Dharma Wanita Persatuan dan lintas sektoral seperti TNI dan Polri.

Ia juga menyatakan telah mendistribusikan vaksin Imunisasi Polio ke dinas kesehatan kabupaten/kota, selanjutnya vaksin tersebut akan didistribusikan hingga pos-pos PIN di Kampung, Kelurahan dan RT/RW.

Terpisah, Kepala Puskesmas Wosi, Andarius Saroi menyatakan kesiapan puskesmas yang ia pimpin menjelang pencanangan PIN tahun 2016 yang akan digelar hari ini secara serentak seluruh Indonesia, mulai tanggal 8 Maret sampai 15 Maret 2016.

Ia menyatakan, secara keseluruhan cakupan penduduk di wilayah kerja Puskesmas Wosi mencapai 17.861 penduduk.

Dimana jumlah kelompok sasaran bayi dan balita 0 – 59 bulan sebanyak 1.858, jumlah kelompok sasaran itu dapat dirinci sebagai berikut, Kelurahan Wosi, sebanyak 1755 orang kelompok sasaran, Kampung Soribo sebanyak 20 orang kelompok sasaran, Kampung Udopi sebanyak, 19 kelompok sasaran, Kampung Inggramui sebanyak 38 kelompok sasaran dan kampung Binirau sebanyak 26 kelompok sasaran.

Ia juga menyatakan telah menyiapkan 18 Pos PIN di wilayah kerja puskesmasnya itu disesuaikan dengan jumlah Pusat Pelayanan Terpadu (Posyandu) Puskesmas Wosi sebanyak 13 Posyandu.

Dari 18 pos PIN disiagakan enam orang tenaga juring sebagai koordinator dan lima orang anggota pos yang terdiri dari satu orang petugas puskesmas pembantu, satu orang petugas Kesehatan Ibu dan Anak, dan tiga orang tenaga juring dan melibatkan kader posyandu tingkat RT/RW dan Kampung.

Tujuan pelaksanaan PIN, lanjut Andarius, untuk memastikan generasi mudah, khususnya bayi dan balita usia 0-59 tahun memiliki imunitas (daya tahan tubuh) sejak usia dini, sehingga pertumbuhan anak secara fisik lebih kuat menangkal penyakit.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk membawa anak mereka yang masih berusia 0 sampai 59 bulan ke pos-pos PIN terdekat untuk mendapatkan vaksin polio. |RIZALDY

Tinggalkan Balasan