Ilustrasi

PLN dan Pemkab Teluk Wondama Bersinergi Atasi Krisis Listrik

WASIOR, Cahayapapua.com–Pemkab Teluk Wondama bersama PT.PLN Persero telah mencapai kesepakatan kerjasama terkait layanan listrik di kota Wasior dan sekitarnya.

Nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak rencananya akan ditandatangani dalam waktu dekat ini. Dengan adanya kerjasama tersebut, diharapkan krisis listrik yang masih terjadi sampai sekarang ini bisa teratasi.

Kepala Dinas Perindagkop Antonius Toni Marani kepada pers baru-baru ini di Rasiei mengatakan, pada prinsipnya poin-poin dalam MoU telah disepakati kedua belah pihak sehingga hanya tinggal menunggu ditandatangani saja.

Hanya saja berhubung general manajer PT. PLN wilayah Papua dan Papua Barat dan Bupati Teluk Wondama merupakan orang baru, maka mereka sepakat untuk melakukan pertemuan terlebih dahulu di Jayapura.

“Nanti sudah tidak ada kendala-kendala untuk pemadaman lagi, “ ujar Toni optimis.

Dia menjelaskan, beberapa poin penting yang diatur MoU itu antara lain, PLN akan membeli daya listrik dari Pemda selaku pemilik generator juga jaringan dengan harga Rp.305 per KWh. PLN juga menanggung biaya pengadaan BBM dan pengelolaan jaringan.

“Tetapi operasional pemeliharaan pembangkit masih tetap Pemda dalam hal ini pihak ketiga yaitu PT Sewatama, “tutur Toni.

Untuk mengatasi kekurangan BBM, Pemda diharuskan menyiapkan 3 unit tangki timbun dengan kapasitas muat per tangki 300 ton.

“Di kami saat ini masih ada satu tangki timbun jadi tahun ini kita akan tambah satu  unit lagi, “ sebut mantan Kepala Pelaksana BPBD menambahkan pengelolaan listrik harus diserahkan ke PLN agar Dinas Perindagkop bisa fokus menjalankan Tupoksinya

Seperti telah diberitakan, dua minggu terakhir ini listrik di kota Wasior tidak lagi menyala 24 jam. Listrik hanya menyala malam hari. Pasokan BBM yang belum stabil menjadi alasan utama dilakukan pemadaman. |ZACK TONU BALA

 

Tinggalkan Balasan