Rapat Pleno Rekapitulasi Suara yang Digelar PPD Wasior, Sabtu, 18 Februari 2017. Angka Golput Capai 62 Persen

Dari 13.122 Pemilih di Wasior, 8.000 Lebih Golput

WASIOR, Cahayapapua.com— Sebanyak 8.206 pemilih di Distrik Wasior atau mencapai  62 persen dari total DPT sebanyak 13.122 pemilih tidak datang ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya pada 15 Februari lalu.

Ini merupakan angka Golput terbesar dari semua pemilu yang pernah dilangsungkan. Berdasarkan hasil rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara yang digelar PPD Wasior, Sabtu (18/2) di aula Distrik Wasior, total suara sah dari 32 TPS pada 9 kampung di distrik Wasior sebanyak 4.837 dan  tidak sah sebanyak 79 suara.

Artinya hanya 4.916 pemilih yang menggunakan hak suaranya. Rendahnya animo warga distrik Wasior untuk mengikuti pencoblosan memang terlihat nyata dari sepinya TPS pada hari pencoblosan yang lalu.

Sesuai pantauan Cahaya Papua, sampai satu jam menjelang penutupan TPS atau pada pukul 11.00, jumlah pemilih yang memberikan suara pada sebagian besar TPS di dalam kota Wasior bahkan belum mencapai 30 persen dari DPT.

Belum diketahui pasti apa penyebab begitu tingginya angka Golput dalam Pilgub 2017. Namun sejumlah pihak menilai hal tersebut merupakan dampak dari tidak pernah adanya kampanye terbuka yang digelar di Wondama. Akibatnya  suasana pemilu gubernur dan wakil gubernur  seperti tidak terasa.

Sementara itu berdasarkan hasil rekapitulasi, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Papua Barat  Dominggus Mandacan-Muhammad Lakotani (DOAMU) ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak di Distrik Wasior.

Paslon nomor urut dua itu mengumpulkan 2.707 suara dari 32 TPS di distrik Wasior. DOAMU unggul cukup telak dari dua paslon lain yakni Irene Manibuy – Abdullah Manaray (IMAN) di posisi kedua dengan 1.125 suara dan Stefanus Malak-Ali Hindom (MADOM) dengan 1.005 suara.

Paket yang didukung PDIP, Nasdem, PAN dan PKPI itu bahkan menyapu bersih kemenangan di semua TPS.  Dari data sementara yang diperoleh Cahaya Papua, DOAMU juga memenangi perolehan suara di Distrik Rasiei, Wondiboi dan Kuri Wamesa.

Tim pemenangan DOAMU di Kabupaten Teluk Wondama menyambut gembira kemenangan yang diraih kandidat mereka di distrik Wasior yang merupakan wilayah dengan jumlah pemilih terbesar di Wondama.

“Ini adalah kemenangan seluruh rakyat Papua Barat khususnya di Kabupaten Teluk Wondama,” kata Rahman Mandacan selaku sekretaris tim sukses DOAMU.

Rapat pleno  dipimpin ketua PPD Wasior Musa Bagre dengan dihadiri saksi dari ketiga paslon dan semuanya menyatakan menerima.

Ikut hadir dalam pleno tersebut Kepala Distrik Wasior Antonius Alex Marani, Kapolsek Wasior AKP Rusman Latief serta Danramil Wasior Mayor Inf. Andri R. Sesuai jadwal pleno rekapitulasi direncanakan berlangsung pada 23 Februari mendatang. (BRV)

 

Tinggalkan Balasan