Unsur-unsur pilar di Papua Barat berfoto bersama usai pembukaan seminar sehari pembentukan pilar Polmas di Papua Barat. |Foto : Adith Setyawan|Cahaya Papua.

13 Elemen Sepakati Pilar Polmas di Papua Barat

MANOKWARI, CAHAYAPAPUA.com– Meyadari bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak dapat bekerja sendiri tanpa bantuan masyarakat dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, maka Polri melalui Polda Papua Barat menetapkan Perpolisian Masyarakat atau Pemolisian Masyarakat (Polmas) menjadi grand strategi Polri kedepan.

Hal tersebut juga diatur dalam Peraturan Kapolri nomo 3 tahun 2015 tentang memberikan keleluasaan kepada seluruh pimpinan Polda untuk mengimplementasikan Polmas sesuai karakteristik wilayah, masyarakat dan sasaran Polmas dalam budaya setempat.

Usai menggelar Seminar Sehari tentang pembentukan Polmas di Papua Barat, pada Jumat (9/10/2015), 13 pilar pembentukan Polmas dari seluruh elemen menyepakati bersama penitipan peran Polmas di Papua Barat yang ditandai dengan tanda tangan bersama Surat Kesepakatan Bersama.

Terkait pembentukan Polmas ini, sebelumnya, sejumlah elemen pemerintah serta non pemerintah, bersepakat, menetapkan peran Polmas di provinsi ini dengan menggunakan Model A yakni dengan pemberdayaan pranata Sosial (Tradisional dan Moderen) dengan menitipkan peran Polmas kepada Pranata Adat.

Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol Drs Royke Lumowa, dalam sambutannya mengatakan, pembentukan Pilar ini untuk mengajak semua eleman mengambil bagian dan bertanggungjawab terhadap Kamtibmas, dengan mendeteksi permasalahan kecil sejak dini.

Kapolda berharap Polmas dapat turun ke tingkat kabupaten hingga tingkat distrik serta kampung-kampung, sehingga segala bentuk permasalahan dapat secepatnya ditangani serta diinformasikan kepada pihak-pihak terkait.

Dia juga berharap kedepan, pemerintah daerah dapat mengalokasikan anggaran untuk mendukung peran Polmas, karena jika Kamtibmas disuatu wilayah baik hal itu akan berpengaruh pada kondisi perekonomian.“Tidak mungkin pembangunan berjalan lancar kalau kondisinya ribut terus,”pungkasnya. |ADITH SETYAWAN | EDITOR : TOYIBAN