Ilustrasi (beritasatu.com)

Banyak Orang Mati Akibat Miras, Warga Usul Diberlakukan Perda Miras

WASIOR, Cahayapapua.com—- Dampak buruk dari kebiasaan menenggak minuman beralkohol atau minuman keras (miras) sudah berulang kali terjadi di Teluk Wondama. Mulai dari tindakan kriminal ringan hingga yang berat, kecelakaan lalulintas bahkan hingga kematian.

Namun tetap saja banyak orang terus menjadikan miras sebagai sahabat karib. Hal ini lah yang mendorong warga kampung Iriati, Ramiki dan Manopi di distrik Wasior mendorong DPRD agar menetapkan peraturan daerah tentang pelarangan peredaran miras.

Perda miras dipandang menjadi solusi terbaik untuk menyelamatkan generasi muda Wondama dari pengaruh buruk miras.

“Di Wondama ini banyak yang sudah mati karena miras jadi penertiban miras ini perlu untuk diperhatikan,” ujar Tera Sawaki, salah seorang warga Iriati sewaktu bertatap muka dengan anggota DPRD dari daerah pemilihan I dalam rangka reses, belum lama ini di Manopi.

Nikodemus Marani, tokoh masyarakat kampung Manopi juga meminta hal serupa. Menurut mantan anggota DPRD ini, Perda Miras perlu ada untuk bisa  mengendalikan dampak buruk dari miras yang sudah sangat meresahkan warga.

“Kami minta Perda Miras ada di kabupaten ini,” ucap Marani.  Wakil Ketua II DPRD Teluk Wondama H.Arwin menyatakan pihaknya siap mendorong pemberlakuan perda miras jika hal itu memang sudah menjadi keinginan mayoritas masyarakat Wondama. (BRV)

Tinggalkan Balasan