Gudang milik tersangka kasus korupsi pembangunan kantor KONI Papua Barat AR di Amban yang terlihat masih dipenuhi bahan bangunan. Polda Papua Barat menyatakan akan berupaya mengosongkan seluruh isi dari 6 dan 1 gudang milik AR sebelum menyerahkan kasus ini ke Kejati Papua.

Isi Ruko dan Gudang Tersangka Kasus KONI akan Dikosongkan

MANOKWARI, Cahayapapua.com—– Penyidik Ditreskrimsus Polda Papua Barat akan berkoordinasi dengan pihak keluarga tersangka dugaan kasus Korupsi Pembangunan Kantor KONI Papua Barat Albert Rombe (AR) agar mengosongkan seluruh isi ruangan di dalam 6 ruko dan 1 gudang yang telah disita pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Papua Barat mengatakan pengosongan isi ruko dan gudang tersebut menyusul permintaan Kejaksaan Tinggi Papua Kejati sebelum kasus ini diserahkan Penyidik Polda Papua Barat.

“Saya sudah monitor tadi bahwa Ditreskrimsus lagi monitor dengan Kejati Papua,” kata AKBP. Johan H Sitorus kepada wartawan di rumah makan Salam Manis, Manokwari, Rabu (27/4).

Menurut Sitorus pengosongan kemungkinan memakan waktu karena ada sejumlah alat berat di dalam beberapa ruko dan gudang tersebut.

Meksi begitu Sitorus menjamin dalam waktu dua pekan mendatang, kasus ini akan dilimpahkan sepenuhnya ke Kejati Papua, termasuk seluruh aset yang dinyatakan disita.

Sebelumnya Penyidik Ditreskrimsus Polda Papua Barat menjadwalkan agar menyerahkan Albert Rombe bersama berkas kasus yang menjeratnya termasuk seluruh aset yang disita ke Kejati Papua pada Selasa (26/4) lalu.

Namun pada Selasa, Kejari Manokwari menyatakan penyerahan tersebut batal karena ruko dan gudang yang disita kepolisian belum dikosongkan.

Albert Rombe diduga melakukan tindak pidana Korupsi dalam pembangunan Gedung KONI Papua Barat sebesar Rp. 26,7 miliar dari total anggaran pembangunan Rp. 43 miliar.

Tersangka dijerat pasal 3 dan 5 Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) tahun 2010. Polisi juga menetapkan mantan ketua harian KONI yang lain YR sebagai tersangka namun belum ditahan. (MAR)

Tinggalkan Balasan