LMA : 1 Mei Hari Bersejarah Bagi Tanah Papua

MANOKWARI, Cahayapapua.com—— Ketua Sekertaris Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Barat Napolaeon Fakdawer mengatakan, 1 Mei adalah momentum hari bersejarah bagi tanah Papua. Pada hari itu, secara de facto Irian Barat menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dia menjelaskan, hal ini merupakan fakta sejarah yang bukan direkayasa. Pada giliranya, sudah saatnya generasi Papua membangun agar daerah ini lebih maju. Ia tak ingin anak-anak papua menyia-nyiakan waktu dan menghambat aktivitas pembangunan.

“Saat ini kita semua sudah menikmati hidup dengan tenang, kenapa harus mengahasut rakyat dengan tidak bertanggung jawab, jangan egois pikirkan masa depan kita semua,” ujarnya.

Dia menjelaskan, para pahlawan yang sudah berkorban rela mati untuk masa depan generasi penerus Papua. Mereka berherap generasi bangsa ini menikmati hidup dengan damai dan sejahtera. Ia mengajak anak-anak Papua menghargai perjuangan para pahlawan.

“Perlu di pahami sudah banyak bukti, negara telah berusaha memberikan yang terbaik untuk rakyat Papua, dengan membangun Papua dan Papua Barat menjadi maju agar tidak tertinggal dari yang lain,” ujarnya.

Sudah semestinya, kata dia, anak-anak Papua mendorong kemajuan pembangunan dan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat.

Orang Papua harus siap, Sebab pasar bebas ASEAN sudah berggulir sejak Desember 2015 lalu. Persaingan tenaga kerja akan lebih ketat. Jika diri tidka siap anak-anak Papua akan semakin tertinggal.

Sekretaris Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat/FKDM Prov. Papua Barat Pendeta Leonard Yarollo mengatakan, undang-undang telah mengatur setiap warga Negara untuk bebas mengemukakan pendapat dengan catatan bahwa tidak mengganggu ketertiban umum dan tidak menyatakan permusuhan terhadap negara.

“Kita sudah mendapatkan kebebasan di republik ini dan sudah saatnya kita mengisi kebebasan tersebut untuk kesejahteraan dan kemajuan kita bersama,” ujarnya.

Dia berpendapa, Papua dan Papua Barat merupakan salah satu wilayah yang dekat dengan Negara-negara di pasifik selatan. Namun sebagai sebuah provinsi di Indonesia, Papua dan Papua Barat memiliki kemajuan pembangunan yang lebih baik dibandingkan  Negara-negara tersebut.

“Sampai saat ini kami masih bingung kenapa ada pihak yang menyatakan bahwa Papua ini harus ikut seperti Vanuatu. Cukup sudah kita berdebat, jangan ada pembodohan ke masyarakat Papua.” Ujarnya menambahkan.(IBN)

Tinggalkan Balasan