Upacara peringatan kembalinya Papua ke pangkuan NKRI yang ke 53 tahun di Lapangan Borarsi Manokwari, Papua Barat kemarin.

Hari Integritas, Gubernur Pesan Masyarakat Ingat Sejarah

MANOKWARI, Cahayapapua.com——-  Memperingati Hari Integritas kembalinya Papua ke Pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang jatuh pada 1 Mei lalu, Pemerintah Provinsi Papua Barat menggelar upacara gabungan yang dipusatkan di Lapangan Borasi Manokwari, Selasa (3/5/2016).

Upacara tersebut diikuti ratusan peserta, baik para pelajar, mahasiswa, unsur pegawai negeri sipil, TNI, Polri serta beberapa lembaga vertikal pemerintah lainnya.

Bertindak Sebagai Inspektur Upacara, Gubernur Papua Barat yang diwakili oleh Pelaksana Harian Sekda Provinsi Papua Barat, Jack Sawaki mengatakan, Tanah Papua adalah bagian yang tak terpisahkan dari bingkai NKRI yang harus terus terjaga, dimajukan, dimakmurkan dan disejahterakan.

Untuk itu, setiap masyarakat diminta untuk menjalin persatuan dan kesatuan dalam memajukan Papua, serta untuk bangkit, mandiri dan sejahtera seutuhnya.

Dirinya juga mengatakan, kembalinya Papua ke pangkuan NKRI harus menjadi sejarah yang terus diingat, mengingat bangsa yang besar adalah bangsa yang tak pernah lupa akan sejarahnya.

Sehingga perjungan para pahlawan terdahulu harus terus dikenang agar tidak menjadi sia-sia melainkan menjadi kebanggaan sepanjang masa.

“Khususnya para veteran yang ada bersama kita saat ini, yang telah mengorbankan hidupnya demi generasi kita yang ada saat ini,” jelasnya.

Terpisah, salah satu veteran Trikora, Indah Suat mengatakan, dalam perjuangan merebut Irian Barat (Papua) bukanlah perkara mudah, namun berkat tekad yang kuat dalam membangun Tanah Papua maka perjuangan tersebut sudah terwujud sejak 53 tahun yang lalu.

“Sekarang kalau kita lihat pembangunan sudah jauh lebih maju dibandingkan kami dulu, untuk itu kami serahkan pembangunan ini ke pemerintah dalam meneruskan cita-cita kami di Tanah Papua ini,”jelasnya.

Mengingat banyak pengorbanan yang dilakukan dalam merebut Irian Barat, untuk itu dirinya juga berpesan sebagai generasi penerus bangsa, maka tekad membangun Tanah Papua harus diutamakan, sehingga kedepan Papua bisa lebih maju dari sebelumnya. (ACS)

Tinggalkan Balasan